loader image

Pelajar dan Organisasi Kepemudaan Diberikan Sosialisasi Pendidikan Politik

PEMBEDAYAAN-Sosialisasi pendidikan dan pemberdayaan politik masyarakat bagi pelajar dan ormas (OKP) yang digelar Kesbangpol Tapin.

RANTAU,- Arifin SSos Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin membuka secara resmi sosialisasi pendidikan dan pemberdayaan politik masyarakat bagi pelajar dan ormas (OKP) di Kabupaten Tapin, Rabu (01/12/2021) bertempat di Balai Diklat Gedung Hammy Tapin.

Arifin SSos mengatakan, pentingnya pendidikan politik bagi pelajar dan organisasi kepemudaan ialah untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman mengenai persoalan politik, terutama kepada para pemilih pemula, untuk memahami keragaman nilai sosial politik yang dianut seseorang atau kelompok agar mereka memahami pendidikan politik secara substansif.

Dengan sosialisasi ini diharapkan para pelajar dan pemuda mempunyai satu pemahaman yang sama, dalam menjalankan proses politik dalam berdemokrasi dengan memperhatikan norma – norma yang ada, sehingga terwujud proses demokrasi yang sesuai dengan nilai -nilai luhur bangsa dan pancasila.

Sehingga tujuan pendidikan politik ini, bertujuan untuk memberikan pendidikan tata cara berpolitik yang baik dan benar, terutama kepada para pemua kita agar berhati – hati, dalam mengikuti arah perubahan sehingga tidak mudah terjebak dalam masalah yang menyebabkan perpecahan dan menghacurkan kebersamaan kita, papar Arifin.

Sementara itu Widi Handayani SE Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Tapin mengatakan, dalam rangka memberikan pendidikan politik kepada para pelajar dan pemuda narasumber langsung disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Tapin Arifin SSos dan H Hamdi SE MM Direktur Syek Salman Al Farisi.

Baca juga :  Bupati Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres

Harapan kita dengan sosialisasi ini, akan menambah wawasan dan pengetahuan kepada para peserta tentang pendidikan politik, hal itu sesuai dengan Permendagri No.36 tahun 2010 dimana pemerintah daerah wajib memberikan fasilitasi dalam pendidikan politik.

Diharapkan kepada peserta sosialisasi yang masuk dalam pemilih pemula, dengan adanya sosialisasi ini, dapat mendorong mereka untuk dapat berpartisifasi dalam pemilu tahun 2024 mendatang, kata Widi.

Sosialisasi dihadiri 50 orang peserta yang terdiri dari perwakilan pelajar SMA dan SMK serta perwakilan organasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Tapin, paparnya.{[her/mb03]}