loader image

Klinik Kesehatan Milik Wahid Disita, Mobil CRV yang Disita KPK Milik Pejabat RSUD

SEBUAH bangunan di Kelurahan Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah, yang diduga milik Abdul Wahid, yang disita KPK.

AMUNTAI – Satu per satu aset milik Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) nonaktif Abdul Wahid disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Termasuk, orang-orang dekat Wahid pun turut dipanggil komisi antirasuah.

Penyitaan aset berupa klinik kesehatan yang dilakukan tim penyidik KPK di Amuntai, Rabu (24/11) malam, cukup menyita perhatian publik. Klinik Kesehatan di Jalan Pambalah Batung, Kelurahan Paliwara, Amuntai tampak dipasang tanda segel KPK, Rabu (24/11) malam, sekitar pukul 21.00 Wita.

Tim KPK melakukan penyitaan aset tersebut, karena dalam hasil pemeriksaan diduga mendapat aliran dana komitmen fee dari proyek Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) HSU yang dinikmati Abdul Wahid, selama tahun 2019-2021.

Beberapa aset lahan dan bangunan di Amuntai yang terkait dengan kasus usutan KPK pun tak luput dari penyitaan demi proses penyidikan. Termasuk, mobil gres pun turut disita KPK hingga diamankan di Polres HSU di Amuntai.

Menariknya, usai memanggil anggota DPRD Tabalong asal PDI Perjuangan Rini Irawaty, kini KPK membidik saksi lainnya. Dia adalah Dewi Septiani, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang kini menjabat Kasubag Kepegawaian RSUD Pambalah Batung Amuntai.

Dalam surat panggilan KPK itu, Dewi Septiani dipanggil untuk didengarkan keterangan sebagai saksi terkait kasus yang menjerat Abdul Wahid.

Dewi diduga memiliki kedekatan dengan Abdul Wahid. Dari penelusuran wartawan jejakrekam.com di RSUD plat merah ini, terkuak identitas pemilik mobil Honda CRV yang terparkir di halaman Mapolres HSU dan pada tempat platnya terpasang stiker bertuliskan KPK disegel dan ditandatangani.

Baca juga :  Kapolres HSU Sukseskan Vaksinasi Merdeka 2021

Mulanya mobil ini dikira milik Abdul wahid, namun setelah ditelusuri ternyata milik Dewi Septiani, Kasubag Kepegawaian di RSUD Pembalah atung.

Dari sumber yang enggan namanya disebutkan mengatakan, memang benar mobil itu milik Dewi Septiani. “Saya biasa melihat dia memakai mobil ini,” ujarnya.

Diduga mobil ini merupakan hadiah dari Bupati HSU (nonaktif) H Abdul Wahid HK kepada sang kasubag. Sang kasubag dipanggil KPK kuat dugaan karena kepemilikan mobil mewah ini.

Selain Dewi Septiani, KPK juga memanggil seorang dokter wanita, yang bermana Dewi Yunianti. Belum diketahui dipanggilnya dokter spesilis anak ini ada kaitannya dengan siapa, apakah Bupati HSU (nonaktf) H Abdul Wahid atau yang lain. jjr