loader image

Terus Upayakan Penajaman Strategi Penurunanan Angka Kemiskinan Daerah

KEMISKINAN-FGD strategi pencegahan dan penanggulangan kemiskinan, di Ruang Rapat Wakil Bupati Balangan.

PARINGIN-Pemerintah Kabupaten Balangan secara bertahap terus melakukan upaya inovasi untuk percepatan penanggulangan kemiskinan melalui sejumlah program prioritas. Mencermati kondisi tersebut, maka diadakannya FGD strategi pencegahan dan penanggulangan kemiskinan, di Ruang Rapat Wakil Bupati Balangan, di Paringin.

Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Balangan Supiani, dan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama tentang strategi pencegahan dan penanganan kemiskinan di Kabupaten Balangan tahun 2021 bersama unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Supiani menyampaikan upaya pengentasan kemiskinan harus berjalan secara sinergis, optimal dan berkelanjutan. Sehingga perlu adanya keterlibatan, dukungan dan kerja sama semua pihak.

Berdasarkan data rilis dari BPS Balangan dimana pada tahun 2020 garis kemiskinan di Kabupaten Balangan mencapai 441.448 dengan jumlah penduduk 7064. Serta jumlah persentase kemiskinan yang mengalami penurunan mencapai 5.32%.

Selain itu, disampaikan pula indikator pada indeks kedalaman kemiskinan Balangan pada tahun 2020 sebesar 0.88 dan indeks keparahan kemiskinan mencapai 0.24.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bappedalitbangda Balangan, Rakhmadi Yusni mengatakan akan kembali membentuk tim satu tingkat dibawah TKPKD, yaitu sebagai unit pelaksana yang melibatkan SKPD terkait dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

“Sehingga dengan terbentuknya tim, nanti diharapkan bisa berdampak dengan menurunnya angka kemiskinan di Balangan,” harapnya.

Terpisah, Kepala BPS Kabupaten Balangan selaku narasumber, Deddy Winarno menyampaikan penanggulangan ini adalah tugas bersama bagaimana untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan pendapatan.

Baca juga :  Pemerintah Pusat Evaluasi PPKM Micro terhadap 34 Provinsi

“Pengentasan kemiskinan merupakan pekerjaan besar yang perlu kita lakukan bersama secara simultan dan lintas sektoral sehingga bisa menurunkan angka kemiskinan tersebut,” ujar dia.

Terakhir disimpulkan bahwa dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di daerah dapat dilakukannya dengan menambah lapangan kerja, mengadakan pelatihan kerja, serta mengoptimalkan potensi yang ada di Kabupaten Balangan. (mc/mb03]}