loader image

PPKB dukung penyusunan masterplan tata Kota Paringin

PARINGIN-Panitia Penuntut Kabupaten Balangan (PPKB) mendukung ekspose laporan penyusunan masterplan tata Kota Paringin yang disusun oleh Bappedalitbangda Balangan bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya Malang.

“Pada prinsipnya kami sangat setuju dan mendukung terkait rancangan tata Kota Paringin, namun ada hal yang perlu didalami yaitu penentuan prioritas mana yang jangka segera, jangka menengah dan jangka panjang dalam pembangunan tata kota kita ini,” kata Wakil Ketua PPKB Hifni di Paringin.

Selain itu ujar Hifni, harus ada kawalan langsung dari pimpinan daerah demi realisasi rencana rancangan pembangunan tersebut, termasuk prioritas anggaran untuk pelaksanaan realisasi.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Balangan Rakhmadi Yusni mengungkapkan, tata Kota Paringin tersebut merupakan visi-misi bupati dan wakil bupati, yaitu Menata Kota Membangun Desa dalam rangka menyongsong ibukota negara di provinsi Kalimatan Timur yang berdekatan dengan Kabupaten Balangan.

“Sangat diharapkan masukan-masukan membangun dari para peserta yang berhadir pada rapat kali ini, yaitu dalam penyusunan masterplan tata Kota Paringin. Semoga hasil dari penyusunan masterplan tata Kota Paringin menjadi kerangka acuan dasar dan dapat berkesinambungan ke depannya siapapun pemimpin daerahnya kelak,” ungkap Rakhmadi.

Dia menambahkan, nantinya akan ada lagi rapat lanjutan yaitu ekspose laporan akhir yang terjadwalkan dikemudian hari.

Terpisah, Ketua tim ahli Unit Usaha dan Kerjasama Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya Malang Gunawan Prayitno, menjelaskan zonasi masterplan terbagi menjadi jalan kembar, jembatan, zona satu eks terminal, zona dua taman sanggam dan zona tiga monumen perjuangan.

Baca juga :  Bunda Sri Huriyati Hadi Sambangi Penerima Manfaat Bangun Rumah

Selanjutnya zona empat taman Balangan, zona lima gedung juang dan zona enam eks Koramil dan BRI. Dan konsep kawasan ruang hijau berbasis aktivitas fisik serta lokalitas, pungkasnya.{{an/mb03}}