loader image

Stok Jagung Diperkuat di Sentra Produksi

D:\Data\November 2021\2511\7\7\FOTO HAL EKONOMI ( 6 dan 7 )\hal 7 - 2 klm (kanan).jpg

JANEPONTO – Tanaman jagung merupakan jenis tanaman pangan yang tumbuh di banyak wilayah di Indonesia. Dengan berbagai jenisnya, jagung menjadi sumber pakan, konsumsi dan bahan baku industri.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan tren kebutuhan jagung nasional terus meningkat untuk kebutuhan berbagai kebutuhan, utamanya untuk pakan ternak, industri pangan dan konsumsi. Karenanya pemerintah secara serius melakukan upaya untuk meningkatkan volume produksi.

“Secara umum kondisi saat ini, kebutuhan jagung setahun untuk pakan, konsumsi, dan industri pangan sebesar 14,37 juta ton. Stok akhir jagung Desember 2020 sebesar 1,43 juta ton, dan proyeksi kami stok jagung 2021 sebanyak 2,85 juta ton,” jelas Suwandi.

Suwandi menambahkan produksi jagung secara nasional tahun 2021 menurut prognosa Kementan dan BPS, luas panen jagung nasional Januari-Desember 2021 seluas 4,15 juta hektare, produksi bersihnya sebesar 15,79 juta ton dengan kadar air (KA) 14 persen.

Dan khusus Sulawesi Selatan selama ini dikenal sebagai salah sentra produksi jagung nasional, yang memiliki luas panen 377,7 ribu hektare dan bisa menghasilkan 1,82 juta ton jagung per tahun. Diperkirakan panen jagung Sulawesi Selatan pada November-Desember 2021 seluas 26.023 hektare.

“Maka dari itu, penguatan produksi di sentra sentra produksi kita kuatkan melalui pemanfaatan benih unggul, mekanisasi dan pascapanen yang baik,” tambahnya. rep/mb06

Baca juga :  Korsel Tambah Panjang Daftar Negara Resesi