loader image

Ibnu Resmikan Kampung Bermain ke-12

D:\Data\Oktober 2021\1810\5\hal 5\hal 5\Ibnu Sina saat turut meramaikan permainan Bagasing.jpg
WALIKOTA turut meramaikan permainan Bagasing bersama anak-anak binaan Kampung Bermain Kahimungan.

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin meresmikan Kampung Bermain ke-12, yang diberi nama Kampung Bermain ‘Kahimungan’, Sabtu (16/10) pagi.

Dari total target 20 Kampung Bermain, 12 di antaranya telah selesai diresmikan Ibnu Sina. Ibnu berharap, sebelum akhir tahun, target capaian Kampung Bermain ini bisa rampung.

“Mudah mudahan target 20 Kampung Bermain di tahun ini bisa tercapai,” harap Ibnu.

Ibnu menyebutkan pentingnya Kampung Bermain sebagai wadah tumbuh kembang anak untuk bermain dan berinteraksi dengan teman sebaya, daripada hanya bermain di rumah dengan handphone.

Apalagi saat ini situasi Covid-19 membuat anak anak terbatas untuk mengenal dunia luar, maka dengan hadirnya Kampung Bermain Ibnu hendak anak anak bisa saling berinteraksi saat memainkan permainan tradisional.

“Jadi agar anak anak tidak bosan di rumah saja, dengan hadirnya Kampung Bermain ini bisa membuat anak anak berinteraksi dengan teman sebayanya,” ujarnya.

Selain untuk interaksi sosial, hadirnya Kampung Bermain juga sebagai sarana melatih kecerdasan otak anak serta keshatan fisiknya.

“Dengan adanya permainan tradisional seperti balogo, bagasing, egrang, lari balok, bakiak, sumpit dan sebagainya. Itu saya kira bagian olahraga tradisional yang harus dikembangkan,” lanjut Ibnu.

Selain meresmikan Kampung Bermain, ia juga turut akan berencana untuk menggelar kompetisi antar Kampung Bermain dengan berbagai macam perlombaan tradisional.

“Tadi ada masukan untuk diadakan perlombaan antar Kampung Bermain kan itu asyik. Mudah-mudahan bisa di support oleh Kadispora agar Kampung Bermain ini bisa dibina oleh Pemko Banjarmasin melalui Kormi yang memayungi,” beber Ibnu.

Baca juga :  Dinkes Pesan 15 Unit Alat GeNose

Ibnu juga akan terbuka bagi seluruh pihak yang hendak turut meramaikan Kampung Bermain, akan sangat dipersilahkan olehnya.

“Silakan jika semua pihak mau membantu baik langsung atau tidak. Misalnya ada pengusaha dan dana CSR atau tokoh masyarakat ingin menyumbang arena permainan silahkan saja supaya suasana kampung menjadi ramai itu harapannya,” tutupnya.

Sementara, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Banjarmasin, Uzlah menyampaikan, dengan hadirnya Kampung Bermain diharapkan bisa menjadi tempat anak anak untuk bermain berbagai mainan yang ada di sekitarnya.

“Yang asalnya bermain smartphone sama temannya, bisa berubah jadi bermain mainan tradisional,” ujarnya.

Uzlah menambahkan, untuk rencana adanya perlombaan antar Kampung Baiman kemungkinan akan dilaksanakan di 2022 mendatang.

“Kemarin kita sudah rapat internal Kormi, dan sudah ada di agenda itu. Kebetulan di support Kadispora dan Wali, mudahan bisa kita laksanakan di 2022 mendatang,” harapnya.

Ia juga berencana memulai dari Jambore terlebih dahulu, kemudian disusul permainan tradisional secara bertahap. dwi