loader image

Penerima PKH di Sungai Jingah Berkurang

D:\Data\Oktober 2021\1410\5\hal 5\Syaripudin.jpg
JAINUDDIN

BANJARMASIN – Program Keluarga Harapan KH) dari pemerintah pusat setiap tahun terus mendapatkan verifikasi data. Untuk Kelurahan Sungai Jinggah, penerima bantuan langsung tunai (BLT) melalui program PKH tahun 2021 ini jumlahnya berkurang dibanding sebelumnya.

Lurah Sungai Jingah Jainuddin menjelaskan, pihaknya turut mendampingi dalam setiap pendataan FKH. Selain mengacu pada data RT setempat, ia pun turut memantau data warga yang memang layak untuk mendapatkan bantuan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

“Sesuai dengan keinginan pemerintah agar program bantuan tepat sasaran dan memang warga yang layak mendapatkan bantuan sosial tersebut,” ujar Jainuddin, Rabu (13/10).

Warga yang benar-benar tak mampu, juga dapat dinilai dari kehidupannya sehari-hari. Misalnya, mata pencaharian atau penghasilannya di bawah upah minimun yang ditetapkan pemerintah (UMP).

Penilaian dalam keluarga tersebut karena ada lansia atau penyandang disabilitas berat. “Yang jelas di kelurahan tercatat juga sebagai warga tak mampu atau fakir miskin,” katanya.

Kemudian bagi warga mendaftar langsung ke kelurahan, akan dibahas melalui musyawarah kelurahan untuk menentukan kelayakan warga masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau usulan baru.

Meski demikian, menurut Jainuddin, sejauh ini lebih banyak warganya yang mendaftar langsung melewati RT atau berdasarkan verifikasi dari BPS.

Tahun 2021 ini, jelasnya, penerima Bantuan Langsung Tunai Program Keluarga Harapan di wilayahnya terus mengalami penurunan. Jika pada 2017 lalu, PKH di Sungai Jinggah tercatat 500 KK, maka 2021 ini tinggal 350 KK.

Baca juga :  Bawaslu Kalsel Maksimalkan Pengawasan Pilkada

“Ada yang ekonominya sudah membaik karena hidupnya ditanggung anaknya, dan ada juga yang usahanya membaik,” jelas Jainuddin. via.