loader image

DKP Provinsi Kalsel Gelar Bintek Kader Pangan B2SA

BIMTEK-Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani SIP saat membuka secara resmi Bimtek Kader Pangan B2SA tahun 2021.

RANTAU,- Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapin menggelar pembekalan / Bimtek bagi kader Posyandu (Kader Pangan B2SA), Rabu (13/10/2021) bertempat di Gedung Sekretariat TP PKK Kab.Tapin.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani SIP dan dihadiri Kepala DKP Provinsi Kalsel Dr Ir H Suparno MP, Wakil Ketua TP PKK Hj Mustaidah, Kepala DKP Tapin Ir H Bastian MAP dan Kepala Teknis Balai Pengkajian Ternologi Pertanian Dinas Pertanian Provinsi Kalsel dan dihadiri jajaran TP PKK Kabupaten bersama Kader Posyandu yang menjadi peserta Bimtek dengan nara sumber Dedy Permana Praktisi Gizi Provinsi Kalsel.

Seperti yang diutarakan Kepala DKP Provinsi Kalsel Dr Ir H Suparno MP, Bimtek kader pangan B2SA dilaksanakan di 13 Kabupaten Kota di Kalsel, dimana Kabupaten Tapin menjadi kabupaten ke – enam dalam pelaksanaan Bimtek yang tujuannya memberikan pemahaman dan wawasan kepada kader Posyandu pada meja 6.

Dengan harapan, dilaksanakannya Bimtek ini, dapat menambah pengetahuan para kader tentang makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman bagi masyarakat. Selama ini pembinaan sudah dilakukan pada meja 1 sampai meja 5 yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan dan dinas PMD.

“Karena meja 6 belum ada pembinaan tentang keanekaragaman pangan, sehingga DKP Provinsi Kalsel hadir membina 650 kader Posyandu kita di 13 Kabupaten Kota, dimana setiap Kabupaten ada 50 kader yang kita bina,” paparnya.

Baca juga :  Sekda Tapin Dukung Shafa Nur Annisa Ke Tingkat Nasional

Dengan mengikuti Bimtek, nantinya secara resmi keder kita di meja 6 dapat bergabung dengan 1 sampai meja 6 untuk memberikan pelayanan Posyandu. Karena itu Bimtek ini untuk memberikan wawasan dan pemahanan makanan apa saja yang aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Nantinya para kader yang kemudian mensosialisasikan kemasyarakat, makanan – makanan apa saja yang berbahaya atau mengandung kimia yang tidak boleh dimakan dan makanan apa saja yang aman di konsumsi.

“Dengan pemahaman yang didapat kiranya dapat mengurangi konsumsi beras dengan menggantingan dengan pangan lokal,” tutup Dr Ir H Suparno MP.

Sementara itu Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani menyambut gembira dilaksanakannya Bimtek bagi kader pangan B2SA dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan para kader Posyandu di Kabupaten Tapin.

Karena kader Posyandu yang sangat berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, sesuai dengan tujuan utama gerakan kansumsi pangan B2SA untuk meningkatkan kesadaran dan membudayakan pola konsumsi pangan, beragam, bergizi, seimbang dan aman.

“Diharapkan Bimtek ini dapat menjadi tempat belajar dan menimba ilmu bagi para kader pangan Posyandu kita,” kata Hj Ratna Ellyani.{[her/mb03]}