loader image

Peduli Sesama Bantu Warga Isoman

Anggota DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi saat menyerahkan bantuan satu unit lampu Ultraviolet (UV) disinfektan untuk Desa Semayap, Kabupaten Kotabaru.ist

BANJARMASIN- Kepedulian antar sesama dimasa pandemi Covid-19 ini sangat penting terutama bagi warga yang sedang dalam Isolasi Mandiri (Isoman) yang membutuhkan bantuan.

Hal tersebut ditujukan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi yang mau turun ke masyarakat pedesaan di Desa Semayap Kabupaten Kotabaru yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena positif Covid-19.

Bantuan yang diberikan berupa sembako, makanan jadi, Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, obat-obatan hasil kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalsel, serta uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup untuk warga yang isoman. Selain itu, ia juga memberikan satu unit lampu Ultraviolet (UV) disinfektan untuk Desa Semayap.

“Memang sudah sebuah kewajiban kita sebagai sesama manusia untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan. Bantuan ini tidak hanya pada saat pandemi Covid-19, tetapi juga ketika terjadi bencana alam. Saya sebagai wakil rakyat berupaya untuk hadir sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sesuai kemampuan kami,” ujar Muhammad Yani Helmi yang bisa disapa Paman Yani saat dihubungi di Banjarmasin, Jumat (24/9).

Bantuan dari politisi Partai Golkar ini bukan kali pertama. Ia sering memberikan bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19. Dalam kegiatan sosial tersebut, Paman Yani menggandeng aparat desa sebab mereka yang lebih mengetahui warga yang menjalani isoman.

“Alhamdulillah beberapa minggu yang lalu, khususnya di Dapil saya di Tanbu dan Kotabaru, kami melakukan hal yang sama, menyambangi warga-warga yang isoman dengan menggandeng aparat desa karena mereka lebih mengetahui siapa saja yang isoman. Bisa kami serahkan bantuan secara langsung ke rumah warga yang isoman atau bisa juga diserahkan secara simbolis yang difasilitasi oleh Kepala Desa Semayap,” jelasnya.

Baca juga :  Petugas Ringkus Pengedar Sabu

Lebih lanjut, Paman Yani menyatakan bersyukur kasus Covid-19 di Kabupaten Kotabaru mulai melandai. Hal ini, menurutnya berkat kerja keras semua pihak termasuk jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan seluruh masyarakat setempat.

Ia berpesan agar tidak terlena dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.”Ketika kasus Covid-19 melandai, kadang orang terlena. Biasanya kondisi mulai aman, mulai longgar prokesnya. Nah ini yang kita tidak inginkan. Jadi kepada seluruh masyarakat Kotabaru khususnya dan Kalsel umumnya, saya ingatkan bahwa prokes harga mati. Kalau sampai kenapa-kenapa, jangan menyalahkan pemerintah, karena kita sendiri yang longgar dalam prokes, misalnya tidak pakai masker dan berkerumun,” pesannya. Rds