loader image

Wali Kota Sampaikan RAPBD 2022

PENYAMPAIAN RAPBD – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin memberikan sambutan saat Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru dengan agenda Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2022.

BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin dan Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru dengan acara Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2022.

Acara yang digelar di Graha Paripurna Lantai III Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Senin (20/9), dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah SH MH, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Taufik Rachman, dan Wakil Ketua DPRD Banjarbaru H Napsiani.

Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin dalam sambutannya mengatakan, Rencana Pembangunan Kota Banjarbaru Tahun 2022 yang tertuang dalam dokumen KUA dan PPAS tahun 2022 adalah melaksanakan prioritas pembangunan untuk mencapai target sasaran tahun 2022, yang tertuang dalam dokumen RPJMD Kota Banjarbaru Tahun 2021–2026, terutama tentang pelaksanaan program unggulan yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan.

Aditya menjelaskan, di dalam penganggaran tahun 2022, masih tetap berfokus pada penanganan bidang kesehatan, pemulihan ekonomi, mitigasi bencana dan peningkatan efektivitas perlindungan sosial sebagai dampak dari pandemi Covid-19 yang masih ada sampai saat ini.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah menjadi bencana kesehatan dan kemanusiaan di abad ini, yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia.

Berawal dari masalah kesehatan, dampak pandemi Covid-19 telah meluas ke masalah sosial, ekonomi, bahkan ke sektor keuangan.

Penanganan yang luar biasa telah dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama melalui penanganan kesehatan, penanganan ekonomi melalui stimulus fiskal agar pertumbuhan ekonomi dapat tetap tumbuh atau minimal tidak terjadi kontraksi yang tajam, sehingga negara tidak mengalami resesi ekonomi dengan melakukan langkah dalam penyusunan anggaran, antara lain memberi relaksasi defisit APBN diperlebar di atas 3 persen selama tiga tahun.

Baca juga :  Pengembangan Kampung Biru Hijau Ditunda

Pelebaran defisit dilakukan sebut Aditya, mengingat kebutuhan belanja negara untuk penanganan kesehatan dan perekonomian meningkat pada saat pendapatan negara mengalami penurunan.

Semua hal tersebut sudah barang tentu sangat mempengaruhi pada penyusunan APBD Kota Banjarbaru.

Arah kebijakan pembangunan tahun 2022 yang diaktualisasikan dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) direncanakan untuk mencapai target sasaran pembangunan Kota Banjarbaru tahun 2022. Pelaksanaan pembangunan Kota Banjarbaru pada tahun 2022 terus dilanjutkan pada penanganan bidang kesehatan, pemulihan ekonomi dan peningkatan efektivitas perlindungan sosial, dengan tidak mengesampingkan program lainnya yang juga harus dilaksanakan.

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin juga mengajak agar bersama-sama tetap waspada terhadap Covid-19. “Mari kita bersama-sama menjadi contoh dan pelopor bagi masyarakat terhadap disiplin dalam pelaksanaan protokol kesehatan,” ucap Aditya Mufti Ariffin. dio

NASKAH – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin dan Wakil Wali Banjarbaru Wartono menyerahkan naskah Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2022 Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah SH MH, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Taufik Rachman, dan Wakil Ketua DPRD Banjarbaru H Napsiani.