loader image

Menuju Hari Jadi ke-495 Kota Banjarmasin, PKK Gelar Sunatan Massal

D:\Data\September 2021\2109\5\hal 5\125.jpg
KHITANAN MASSAL – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Ketua Tim Penggerak PPK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah saat mendampingi salah satu anak yang melakukan khitan di Aula Kayuh Baimbai, Senin (20/9).

BANJARMASIN – Menuju hari jadi ke-495 Kota Banjarmasin, Tim Penggerak PPK Kota Banjarmasin bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menggelar acara Khitan Massal di Aula Kayuh Baimbai, Senin (20/9).

Kegiatan tersebut dibuka Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan turut hadir Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, Ketua Bidang l TP PKK Kota Banjarmasin Hj Hardiyanti, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina  berharap, agar mereka yang dikhitan hari ini menjadi anak yang tangguh, sehat, dan soleh, karena mereka merupakan generasi emas Kota Banjarmasin.

Ia berterima kasih kepada TP PKK Kota Banjarmasin bersama Dinkes Kota Banjarmasin yang dibantu tenaga medis, atas inisiatif melaksanakan khitanan yang terjadi sekali seumur hidup.

“Mudah-mudahan banyak yang mendoakan dan banyak bermanfaat di rangkaian hari jadi ke-495 Kota Banjarmasin ini,” ujarnya.

Ibnu mengungkapkan, peserta yang mengikuti sunatan massal ini diikuti 495 anak, yang mana jumlah tersebut menyesuaikan dengan hari jadi Kota Banjarmasin.

“Rencana awal itu 300 peserta yang sudah terdaftar untuk sunatan. Tetapi karena antusias tinggi di grup-grup WA, jadi kita minta kadinkes menambah sesuai dengan hari jadi kota, yakni 495 orang,” katanya.

Kepala Dinas Kesahatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi menejelaskan, target pelaksanaan sunatan massal tersebut dilaksanakan di lima kecamatan untuk 300 orang dengan rincian satu kecamatan untuk 60 orang.

Baca juga :  Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Dilantik

“Antusias masyarakat sangat tinggi. Banyak yang datang dan juga yang belum terdaftar,” ucap Machli.

Menurutnya, khitan ini menjadi kewajiban sebagai umat yang beragama, dan juga merupakan upaya dalam pencegahan penyakit kanker serviks.

Sementara, salah satu orangtua anak yang mengikuti khitanan masal, Rina (33), mengaku cukup terbantu dengan adanya kegiatan sunatan massal yang diadakan Pemko Banjarmasin, karena kegiatan ini tanpa dipungut biaya.

“Karena umurnya sudah cukup, dan juga mumpung gratis. Sebenarnya dari tahun lalu sudah mau diikutkan namun terkendala umur, karena sekarang sudah berumur 7 tahun, langsung diikutkan,” katanya. dwi

­­