loader image

Pelajar dan Pramuka Ikuti Diskusi Interaktif Bela Negara

DISKUSI-Kepala Kesbangpol Tapin Arifin SSos, Isnaniah SAP Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama beserta nara sumber bersama peserta kegiatan diskusi.

RANTAU,- Kepala Kesbangpol Tapin Arifin SSos membuka secara resmi kegiatan dialog dan diskusi interaktif tentang peningkatan kesadaran bela negara bersama perwakilan pelajar dan pramuka se Kabupaten Tapin, di Gedung Hammy Tapin.

Narasumber yang dihadirkan yakni Kapt Inf Zainal Arifin Pasiter Kodim 1010 Tapin dan H Hamdi Direktur Poltek Islam SSA serta 40 orang peserta diskusi dari perwakilan pelajar dan pramuka se Kabupaten Tapin.

Seperti yang diutarakan Arifin SSos, dalam rangka menumbuhkan rasa kecintaaan kepada NKRI, para pelajar dan pramula kita bekali dengan materi bela negara dengan harapan para pelajar kita mengerti tentang kewajiban kita sebagai warga negara.

“NKRI harga mati yang harus kita jaga dan kita pertahankan, tentunya melalui generasi muda kita dapat mempertahankan keberadaan negara yang kita cintai ini,” papar Arifin Sos.

Dengan semangat berprestasi yang dimiliki generasi muda kita, ditambah dengan adanya MoU dalam hal rekrutmen bintara Polri dimana pemerintah daerah telah memberikan dana hibah. “Semoga anak – anak kita bisa mengikuti pendidikan Bintara Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Isnaniah SAP Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama Badan Kesabangpol Tapin menambahkan, kegiatan diskusi dan dialog bersama pelajar dalam rangka meningkatkan patriotisme dan nasionalisme dikalangan generasi muda dalam upaya menghadapi perkembangan zaman yang semakin pesat.

Baca juga :  Sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan

Dengan diskusi ini, kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan bela negara menjadi lebih kuat yang dilandasi kecintaan pada tanah air yang tinggi.

Dimasa pandemi ini, dengan mengundang para pelajar kita ingin menguatkan lagi pemahaman akan ideologi pancasila, UU Dasar 45 dan apa itu Bhineka Tunggal Ika, agar di jiwa mereka tertanam rasa cinta tanah air yang kuat dalam memperjuangkan dan mempertahankan NKRI.{[her/mb03]}