loader image

Pemkab Terima Bantuan Vaksin Dari Gapki Kalsel

PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) akan mendapatkan bantuan berupa vaksin Covid-19 merk Sinovac sebanyak 70 ribu dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalimantan Selatan.

Hal itu terungkap dalam pertemuan anggota Gapki Kalsel dengan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Tala, Akhmad Hairin, Jumat (10/9), di Lounge Setda.

“Alhamdulillah, kawan-kawan Gapki menyampaikan ingin memberikan vaksin untuk 70 ribu dengan rincian 20 ribu untuk karyawan di kebun sawit, keluarga dan masyarakat sekitar dan 50 ribu untuk masyarakat Tala,” beber Hairin.

Hairin menyebut, tambahan vaksin dari Gapki itu diharapkan bisa mempercepat kekebalan komunal bagi masyarakat di Tala. Sesuai target yang pernah disampaikan Bupati HM Sukamta, meski sudah masuk level tiga dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Tala saat ini sedang berusaha mencapai target level dua.

“Target jangka panjangnya kita menuju zero artinya jika sudah kurang lebih 80 persen warga divaksin bisa melakukan beberapa aktivitas tanpa penyekatan dan pembatasan,” harapnya.

Hairin pun menyampaikan apresiasi kepada Gapki Kalsel yang sudah memberikan bantuan untuk mempercepat vaksinasi dan penanganan penutasan Covid-19 di Tala.

Sementara itu, Sekretaris Gapki Kalsel, Akhmad Yuliani menyebutkan jika bantuan ini merupakan gerakan nasional aksi vaksinasi Gapki dalam rangka membantu pemerintah.

Dipaparkan, awalnya vaksin hanya akan diberikan untuk anggota karyawan perusahaan sawit dan keluarga serta masyarakat sekitar perkebunan.

Baca juga :  Pilkada 2020, KPU Balangan Rekrut Relawan Demokrasi

“Namun hari ini disepakati 50 ribu untuk Pemkab Tala dan 20 ribu untuk teman-teman di perusahaan dan diharapkan ini menjadi kegiatan sosial dan ibadah bagi Gapki dalam upaya percepatan vaksinasi di Kalsel,” jelas Yuli.

Menurut Yuli, bantuan vaksin ini diberikan kepada hampir seluruh sentra sawit di Kalsel dan sudah disiapkan sebanyak 500 ribu vaksin. Bahkan jika memungkinkan Banjarmasin juga akan dialokasikan vaksin serupa.

Rencana awal vaksin akan didistribusikan pada 18 September, serentak dengan pemerintah pusat dan Gapki pusat. Hanya saja menurut Yuli, akhirnya disepakati pada 24 September akan dibuka secara seremonial oleh Gubernur Kalsel.

Kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan dan Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Tala. ris/ani