loader image

Banjarmasin Raih WTP ke Delapan

D:\Data\Agustus 2021\2408\5\hal 5\Subhan Nor Yaumil.jpg
SUBHAN NOR YAUMIL

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2020 dari Badan Pemeriksaan Keuangan RI.

“Alhamdulillah kita bisa mempertahankan lagi opini WTP yang ke delapan kalinya berturut-turut dari BPK RI,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil, Senin (23/8).

Subhan menjelaskan, predikat WTP ini diraih sejak 2013 hingga 2020. Selama itu, kepemimpinan di Bakeuda telah berganti dua kali.

“Sebelumnya juga sudah mendapatkan opini WTP. Kemudian saya menjabat di Bakeuda 2016 dan 2017 sampai sekarang predikat opini dapat kita pertahankan,” ujarnya.

Subhan menuturkan, predikat WTP adalah predikat propesional terhadap penyajian laporan keuangan pemerintah kota. Pihaknya berharap predikat tersebut terus bertahan.

Menurutnya, kriteria Predikat WTP setiap tahun semakin rumit dengan grade penilaiannya terus naik. Di antaranya, penilaian tentang pengelolaan kas. Pemko sendiri, mengelola sesuai prosedur dan perundang-undangan.

“Penilaian terhadap cash flow Banjarmasin makin tahun juga makin meningkat dan bagus,” jelasnya.

Kemudian, BPK memberika catatan tentang aset. Menyikapi itu, Bakeuda membentuk tim aset untuk menberikan data aset setiap SKPD.

“Kami akan telusuri dan meninjau ulang. Jika sudah tak layak bisa dihapuskan, seperti komputer yang rusak, sepeda motor dan lain-lain,” katanya, seraya menargetkan evaluasi aset ini bisa clear dalam satu dan dua tahun ke depan.

Subhan menuturkan, Bakeuda Kota Banjarmasin juga mendapatkan akuntabilitas kinerja yang dinilai oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. Dimulai dari 2017, Bakeuda mendapatkan predikat BB (sangat baik), dan tahun 2018, 2019 dan 2020 mendapatkan predikat A (sangat memuaskan).

Baca juga :  Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

Selain itu, Bakeuda meraih predikan terbaik 1 dalam rangka pelayanan publik se-Kota Banjarmasin, dan terbaik kedua terhadap inovasi perangkat satuan kinerja.

Pewarta : Iin Silvia