loader image

Menko Perekonomian Tinjau Langsung Vaksinasi di Kalsel

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA saat mendampingi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyerahkan bantuan sembako disela-sela vaksinasi massal di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin

BANJARMASIN – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi masyarakat Kalimantan Selatan atas antusiasnya ingin mendapat vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan, Airlangga dalam kunjungan kerjanya di Kalimantan Selatan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di GOR Hasanuddin Banjarmasin, Jumat (20/8).

Airlangga mengatakan kunjungan kerjanya di Kalsel dalam rangka melihat situasi pandemi dan penanganan covid-19 di Kalsel. Hal itu karena Kalsel merupakan salah satu tertinggi di Kalimantan dan pelaksanaan PPKM yang masih berlangsung hingga 23 Agustus 2021 akan dievaluasi dalam minggu ini.

“Dengan demikian peninjauan vaksinasi ini kita melihat bagaimana antusiasme masyarakat untuk mendapat vaksinasi dan hal itu sangat bagus serta mengapresiasi pemerintahan di Kalsel,” katanya.

Ia juga menuturkan, pada bulan Agustus ini pemerintah akan mendapat 71 juta vaksin dan Kalsel diharapkan mendapatkan tambahan.

“Kita juga akan bagikan vaksinasi secara porposional termasuk untuk Kalsel,” ucapnya.

Pemerintah juga telah menargetkan secara nasional provinsi-provinsi di luar Jawa capaian minimal 26 persen vaksinasi.

Disamping itu, ia juga mengapresiasi langkah Pemprov Kalsel yang telah mencaro solusi ada keterbatasan oksigen, namun hari ini sudah mencukupi. “Bahkan kerjasama antar provinsi. Kalsel pun dapat membantu Kalteng. Jadi ini diapresiasi,” pungkasnya.

Usai meninjau vaksinasi Massal di Banjarmasin, Airlangga didampingi Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA serta Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK melanjutkan kunjungannya ke Lokasi Isolasi Terpusat Bapelkes Banjarbaru dan Rakor Penanganan Covid-19 di Prov. Kalsel bersama di Gedung KH Idham Chalid Banjarbaru.

Baca juga :  Kadin Hibahkan Oksigen 20,5 Ton

Pewarta : Suriani