loader image

Puskemas Alabio Menjadi Tempat Isolasi

RAPAT KOORDINASI-Bupati HSU H Abdul Wahid HK bersama Forkompinda ikuti rapat koordinasi satgas Covid19 se Kalsel melaui virtual.

AMUNTAI-Bupati HSU H Abdul Wahid HK mengharapkan, Puskesmas Alabio Kecamatan Sungai Pandan yang kini difungsikan sebagai tempat isolasi terpusat di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), bisa mendapatkan regulasi untuk memanfaatkan oksigen dari Satgas Covid19 Provinsi Kalimantan Selatan.

Kami melaporkan, bahwa kami merubah puskesmas rawat inap alabio difungsikan untuk perawatan gejala ringan dan sedang kami berharap puskesmas rawat inap yang kami fungsikan untuk isolasi terpusat ini hendaknya mungkin perlu mendapatkan regulasi dari satgas provinsi, ungkap Bupati Wahid saat mengikuti rapat koordinasi Forkopimda satgas COVID-19 Kabupaten/kota se Kalimantan Selatan secara virtual.

Bupati Wahid mengatakan, meski memiliki Oxygen Cinter dan PCR sendiri, namun selama ini pasokan untuk oksigen, untuk puskesmas alabio didapatkan dari pihak swasta.

Sedangkan ketersediaan oksigen, untuk RSUD Pambalah Batung Amuntai hanya diprioritaskan untuk melayani pasien yang berada di RSUD tersebut saja.

Jadi untuk Oksigen yang ada di puskesmas alabio atau perawatan terpusat ini, kami melakukan pembelian oksigen dengan pihak swasta, untuk kelancaran mungkin kami minta ada regulasi yang memberikan kami dukungan dari Satgas Provinsi. “Karena selama ini, satgas provinsi hanya memberikan dukungan kepada rumah sakit saja,” ungkap wahid.

Selain itu, dalam laporan Bupati Wahid juga menyampaikan terkait kondisi Kabupaten HSU data terbaru kasus positif mencapai 598 orang, Sembuh 85 dan positif 7.

Baca juga :  Tim Penggerak PKK Tala Latihan Olah Pangan

Saat ini yang menjalani isolasi sekarang ada 520 orang, di RSUD Pambalah batung ada 12 menjalani perawatan, di lokasi isolasi terpusat terpadu di Puskesmas Alabio ada 9 orang, kemudian ada yang dirawat di RS Suaka Insan 3 orang dan di rumah sakit Barabai 1 orang.

Sementara untuk penerimaan vaksin, Kata Wahid cukup banyak, yakni vaksin Covid19 moderna yang mencapai 6496 termasuk vaksin untuk nakes dan untuk umum. “Vaksinasi modern untuk umum kami harus melakukan edukasi dulu dengan masyarakat karena ini memiliki kip yang cukup banyak variatif,” katanya.

Ia menambahkan, proses vaksinasi tetap berjalan menyesuaikan kondisi Nakes yang mana, untuk saat ini capaian vaksinasi mencapai 46,8persen atau cakupan 616 orang Nakes.

Wahid berharap, berkat didukung dari semua jajaran baik kepolisian TNI dari Kecamatan, Koramil Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas di tingkat desa dapat menekan COVID-19.

Wahid bersyukur, berkat kunjungan Pj Gubernur sebelumnya juga kami mendapatkan semangat untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat, dan kami berterima kasih kepada semua jajaran provinsi Kapolda yang sudah juga memberikan arahan baik ke Kapolres maupun kepada Dandim sampai lanjut ke danramil Kapolsek Babinsa dan bhabinkamtibmas.

Pewerta : Yusuf