loader image

Yani: Permudah Masyarakat Lunasi Tunggakan PKB

BANJARMASIN – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi, minta kepada Samsat mempermudah masyarakat untuk melunasi tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB).

Pasalnya, masih ditemukan banyaknya prosedur yang harus dilalui, ketika masyarakat ingin melakukan pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Padahal, pelayanan Samsat yang katanya terus dimaksimalkan pihak UPPD.

Anggota dewan yang akrab disapa Paman Yani ini, berharap pelayanan di setiap Samsat di Kalimantan Selatan bisa lebih dipermudah, supaya ke depan pendapatan kas daerah tidak mengalami defisit.

“Diharapkan hal itu bisa terpenuhi, karena dari anggaran Pemprov Kalsel sangat jauh, atau terjadi tren penurunan. Sehingga, saat ini kita sangat membutuhkan sumber-sumber dari pajak tersebut,” ujarnya saat berada di UPPD Samsat Batulicin, Senin (16/8) siang.

Politisi dari Partai Golkar yang membidangi ekonomi dan keuangan di Komisi II DPRD Kalsel ini juga mengharapkan, mitra kerja dapat terus saling bersinergi. Hal tersebut bertujuan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa terkejar secara maksimal.

Sementara, Petugas Progresif UPPD Samsat Batulicin Sihol Boangmanalu mengakui, terkadang masih saja ditemukan masyarakat yang mendapatkan kesulitan untuk melakukan pelunasan.

“Kami melayani dengan setulus hati bagi wajib pajak, meski terkadang ada kesulitan oleh karena prosedur seperti itu,” ujarnya.

Diakuinya, saat ini pendapatan yang diharapkan oleh Pemprov Kalsel masih belum dikatakan maksimal. Maka dari itu, pihaknya bersama mitra kerja Samsat terus melakukan sosialisasi agar kas daerah bisa tercapai sesuai ketetapan pemda setempat.

Baca juga :  Pelaku Bali Indahkan Ancaman Kapolresta Banjarmasin

“Apa yang dilakukan kini belum begitu maksimal, sesuai yang diharapkan. Namun, kami bersama Jasa Raharja dan kepolisian selalu menginformasikan baik melalui media cetak, online dan sosial media terkait kebijakan keringanan 50 persen bagi penunggak PKB ini,” tegasnya.

Pewarat : Rudi setiawan