loader image

Bupati Kotabaru Bersama Rombongan Tinjau Lokasi Kebakaran Di Kecamatan Sungai Durian

TINJAU LOKASI-Buapti Kotabaru H Sayed Jafar saat meninjau langsung lokasi bekas terbakar nya di desa manunggul lama kecamatan sungai durian

KOTABARU-Kebakaran yang menghanguskan tujuh buah rumah, beserta mobil dan sepeda motor di Desa Manunggul Lama Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu, (8/8/2021) dini hari kemarin, langsung mendapat respon orang nomor satu di Bumi Saijaan.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama rombongan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP Damkar, dan lainnya langsung bergerak menuju lokasi kebakaran melalui jalan darat, Senin (9/8/2021).

Pada kesempatan itu, bupati langsung meninjau lokasi kebakaran yang berada tepat di depan Masjid Asy Syapa’ah Desa Manunggul Lama sekaligus menyerahkan bantuan pribadi Rp20 juta rupiah juga bantuan sembako dan peralatan masak dari Dinas Sosial bersama BPBD secara simbolis kepada camat juga perwakilan korban kebakaran.

Pemerintah daerah kata Sayed Jafar, turut berbelasungkawa kepada warga yang terkena musibah kebakaran ini, mudah mudahan diberikan ketabahan dalam menghadapi semua cobaan dengan ikhlas, insyaallah nantinya akan diberikan lebih oleh yang maha kuasa.dari apa yang ada sekarang.

Nantinya tiap desa harus mengadakan mesin portabel pemadam paling tidak, ada dua buah tiap kecamatannya untuk mengantisipasi apabila terjadi musibah kebakaran, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, ucapnya.

Bupati juga menghimbau, dengan cuaca yang panas sekarang agar warga berhati hati terutama kepada alat alat yang mudah terbakar disimpan pada tempat yang aman, dan warga bisa berkoordinasi dengan pihak kecamatan juga desa terkait bila adanya bantuan.

Baca juga :  LKPD Kab. Balangan Wajar Tanpa Pengecualian

Disisi lain, Camat Sungai Durian, Muhammad Safi’i melaporkan, memang kebakaran di Desa Manunggul Lama ini terjadi pada Minggu kemarin sekitar pukul 1.30 Wita yang mana menghanguskan tujuh buah rumah, mobil dan kendaraan serta harta benda berharga warga lainnya.

“Memang, api cukup cepat melalap bangunan warga kami pada dini hari kemarin sehingga tujuh rumah yang dihuni oleh tujuh kepala keluarga dan 24 jiwa harus kehilangan tempat tinggal,” ujarnya.

Untuk kerugian bebernya, diperkirakan sekitar dua miliar dan pada musibah ini tidak ada korban jiwa, sedangkan untuk sebab asal mula api masih dalam penyelidikan pihak berwajib”, Terangnya (ebet/mb03)