loader image

Bupati Wahid : “Fasilitas Ditingkatkan, Pelayanan Juga Harus Meningkatkan”

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juli\23 Juli 2021\10\10\u1.jpg
TINJAU FASILITAS-Bupati HSU H Abdul Wahid HK didampingi direktur RSUD PB Amuntai dr Moch Yandi Priyandi meninjau fasilitas yang ada di RS PB AMT.

AMUNTAI – Bupati HSU H Abdul Wahid HK melakukan monitoring di Rumah Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Amuntai (RSUD PB Amuntai).

Bupati HSU H Abdul Wahid HK melakukan monitoring didampingi oleh Direktur RSUD PB Amuntai dr Moch Yandi Priyandi. Adapun yang dilakukan pemantauan olej Bupati HSU diantaranya, fasilitas instalasi gas medis.

Direktur RSUD PB Amuntai Moch Yandi Priyandi mengatakan, RSUD Pambalah Batung Amuntai pada tahun 2019 melakukan pembelian mesin generator oxigen central. Mesin ini berfungsi menghasilkan oksigen dengan kapasitas 100 liter per menit (LPM) ada 2 mesin jadi totalnya 200 LPM. Jadi kami sehari bisa memproduksi 16 tabung oksigen.

Mesin ini bukan cuma sebagai penampung oksigen tapi juga penghasil oksigen jadi karena penghasil oksigen jadi RSUD PB Amuntai bisa memproduksi oksigen sendiri dan dimana saat pandemi Covid-19 ini dimana oksigen dibutuhkan “Kami sudah memproduksi jadi kami tidak bergantung lagi dengan suplai oksigen dari luar,” ujarnya.

Dengan kapasitas 200 LPM ini sudah menampung 9 ruangan diantaranya ruang Tulip, UGD, super VIP, hemodealisa , perinatologi, ICU, ruang operasi, ruang bedah, dan isolasi covid.

“Kami akan tingkatkan lagi kapasitasnya bila nanti sudah pindah ke rumah sakit yang baru hingga 500 LPM dan ruang administrasi terpisah dengan ruang operator,” ungkap Yandi.

Bupati HSU H. Abdul Wahid HK berharap, dengan adanya fasilitas instalasi gas medis ini bisa meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Amuntai sehingga stok oksigen di RSUD bisa lebih terpenuhi.

Bupati berpesan, tidak hanya fasilitas kesehatan tapi juga pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik. Terutama dalam situasi pandemi Covid-19 ini suplai oksigen jadi sangat dibutuhkan. (suf/mb03)