loader image

Menag Bela Jokowi soal Muazin Shalat Id

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juli\22 Juli 2021\1-11\menteri.JPG
MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas.

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membela Presiden Joko Widodo yang dikritik netizen. Jokowi dikritik karena menyebut ada muazin dalam pelaksanaan Shalat Id di Istana Bogor saat Idul Adha.

Yaqut menyebut pernyataan Jokowi tidak salah. Menurutnya, muazin dan bilal dua istilah yang punya makna sama.

“Tidak ada yang salah,” kata Yaqut lewat pesan singkat, seperti dikutip cnnindonesia.com, Rabu (21/7).

“Muazin dan bilal itu sebutan yang sama untuk mereka yang memiliki suara lantang dan fasih,” sambungnya.

Dia menjelaskan, muazin secara harfiah bermakna orang yang mengumandangkan azan. Adapun Bilal adalah nama sahabat Nabi Muhammad SAW yang pertama kali mengumandangkan azan.

Yaqut menjelaskan, muazin tidak hanya berperan mengumandangkan azan. Muazin, kata dia, juga memberi peringatan saat salat hendak dimulai.

Ketua Umum GP Ansor itu menyampaikan muazin juga ada dalam pelaksanaan Shalat Id. Yaqut berkata muazin pada Shalat Id hanya berperan memberi tanda sesaat sebelum shalat dimulai.

“Kalau di Shalat Id, muazin atau bilal dia yang mengomando, ‘Assolaatu jaami’ah..’,” ucap Yaqut.

Sebelumnya, sejumlah netizen menyerang media sosial Jokowi dengan kritik. Mereka mempermasalahkan cuitan Jokowi soal Shalat Id di Istana Bogor.

Netizen-netizen itu mempertanyakan maksud muazin dalam shalat di Istana. Mereka mempertanyakan hal itu karena Shalat Ied adalah shalat sunnah yang tak diawali dengan azan. web