loader image

Pj Gubernur Minta Biro Kesra Programkan Bantuan Sapi

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juli\21 Juli 2021\6\2a.JPG
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA saat mengamati sapi bantuan Presiden untuk dibagikan pada masyarakat Kalsel

BANJARMASIN – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA menginginkan adanya program satu sapi satu kabupaten/kota dari Gubernur Kalsel.

“Tahun depan, Biro Kesra bisa berkoordinasi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan agar diprogramkan satu ekor sapi dari Gubernur untuk setiap kabupaten/kota,” kata Safrizal saat menyerahkan sapi kurban Presiden Joko Widodo, Senin (19/7).

Pada penyerahan bantuan sapi RI 1 kepada Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat di Kalsel itu turut dihadiri Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

Kebijakan itu seperti apa yang dilakukan oleh Presiden yang memberikan sapi kurban di setiap provinsi.

Selain menyerahkan sapi kurban Presiden, Safrizal juga menyerahkan dua sapi kurban masing-masing satu ekor untuk Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Masjid Jami Banjarmasin.

“Terima kasih kita sampaikan ke Presiden Jokowi yang kembali memberikan hewan sapi kurban ke Kalsel. Saya juga alhamdulillah, bisa berkurban dua ekor sapi,” ujar Safrizal.

Safrizal berharap, momen hari raya Idul Adha dan ibadah kurban yang dilaksanakan dapat menjadi teladan serta dapat meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Hikmah lain meningkatkan semangat gotong-royong serta dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Safrizal berharap, dalam pelaksanaan kurban agar tidak berkerumun dan cukup percayakan kepada panitia untuk memotong dan membagikannya serta yang terpenting menjaga kebersihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, drh Hj Suparmi mengatakan, sapi kurban Presiden Jokowi berjenis limosin dengan berat 920 Kg.

Menurut Suparmi, sapi ini diambil dari peternak lokal di kawasan Cempaka, Kota Banjarbaru dan dinyatakan sehat dan aman untuk dikonsumsi.

“Sapi yang terpilih terlebih dahulu dilaporkan ke Sekretariat Presiden, kemudian terus dipantau, baik dari segi kesehatan maupun bobotnya,” pungkasnya.

Setiap tahun, Presiden Jokowi rutin mengirimkan hewan kurban berupa sapi ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kalsel. rny/adpim/ani