loader image

Pemkab Tala Sampaikam Rancangan Kebijakan Anggaran

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juli\21 Juli 2021\4\tala 2.JPG
TUKAR CINDRAMATA, Wakil Bupati Tala, Abdi Rahman dan Wakil Ketua DPRD H Atmari tukar cinderamata usai rapat paripurna

PELAIHARI – Dalam rangka memenuhi amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permandagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, maka disampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Tanah Laut tahun 2022.

Penyampaian Rancangan tentang KUA dan PPAS tahun anggaran 2022 itu berlangsung pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Laut, di Ruang Rapat DPRD Tala, di Pelaihari, Senin (19/7).

Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Tahun Anggaran 2022 ini dibuat dengan berpedoman pada Peraturan Bupati (Perbup) Tanah Laut Nomor 53 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2022.

Selain itu KUA dan RPAS Tahun 2022 ini disusun dengan berpedoman pada Peraturan Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021.

Wakil Bupati Tala, Abdi Rahman menyampaikan bahwa dengan melihat sumber pendapatan daerah yang dimiliki dan realisasi penerimaan pendapatan tahun-tahun sebelumnya maka penerimaan pendapatan KUA dan PPAS Kabupaten Tanah Laut Tahun Anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp1,294 triliun atau turun sebesar 7,45 persen dibandingkan Proyeksi Penerimaan Pendapatan pada APBD Tahun Anggaran 2021 yang sebesar Rp1,398 triliun.

“Penurunan pendapatan ini disebabkan karena sebagian komponen Dana Transfer Khusus berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) belum dianggarkan, sebab kita menunggu diinformasikan secara resmi oleh Peraturan Menteri Keuangan,” ujar Abdi Rahman.

Abdi Rahman menyampaikan Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Tanah Laut Tahun Anggaran 2022 belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,614 triliun dan dibandingkan dengan belanja daerah pada APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp1,833 triliun dan terjadi penurunan sebesar 11,93 persen.

“Sama dengan di sisi pendapatan, penurunan belanja salah satunya disebabkan karena belum dianggarkannya belanja yang dibiayai oleh DAK,” tegas Abdi Rahman.

Tujuan penyampaian Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Tanah Laut Tahun 2022 ini untuk memberikan gambaran secara garis besar mengenai kebijakan yang dilaksanakan pada tahun 2022, termasuk perkiraan proyeksi penerimaan pendapatan yang direncanakan dan proyeksi belanja daerah yang direncanakan.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Laut tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H Atmari. ris/ani