loader image

Polisi Saling Kejar dengan Emak-emak

D:\Data\Juli 2021\1907\2\h 2\New Folder\Polisi Kejar-kejaran Dengan Emak-emak.jpg
PELAKU SL saat ditangkap anggota Polsek Banjarbaru Barat.

BANJARBARU – Polisi di Kota Banjarbaru harus saling kejar di jalan raya dengan seorang emak-emak residivis kasus pencurian yang kembali beraksi. Tersangka tak mau menyerahkan diri hingga kabur tancap gas menggunakan sepeda motor.

“Tersangka berinisial SL (52), ditangkap Selasa (13/7), setelah melakukan pencurian ponsel di dua lokasi,” terang Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Andri Hutagalung, Kamis (15/7).

Ia mengungkapkan, pelaku awalnya terlihat oleh petugas ketika melintas di Jalan A Yani Km 24, mengarah ke Banjarmasin. Aksi kejar-kejaran pun terjadi sampai di Jalan A Yani Km 7, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

“Atas pertimbangan kemanusiaan, lantaran pelaku seorang perempuan, makanya anggota tidak mau gegabah mengambil tindakan saat pengejaran berlangsung, hingga akhirnya pelaku dapat dihentikan tanpa adanya insiden tak diinginkan,” jelas Andri.

Diketahui, tersangka merupakan penjahat kambuhan yang telah melakukan aksi pencurian berulang kali, termasuk di wilayah hukum Polsek Banjarbaru Barat.

Bahkan, si emak-emak yang dalam aksinya selalu berhijab tersebut, telah dua kali dipidana hingga mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarmasin dan Lapas Banjarbaru.

Adapun, korban terakhir yang melapor, Suwadi (39), pedagang bawang di Jalan Caraka Jaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, yang ponselnya dicuri SL ketika berpura-pura sebagai pembeli bawang.

“Jadi pelaku ini terbilang nekat, setiap ada kesempatan bisa melakukan aksi pencurian maka dia lakukan. Target utamanya ponsel. Atas perbuatannya tersangka kini ditahan dan dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara 5 tahun,” tandas Andri. ant