loader image

Persiapan Apel Siaga Bencana

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juli\2 Juli 2021\4\persiapan.jpeg
PERSIAPAN – Sekda Kota Banjarbaru H Said Abdullah memimpin rapat koordinasi persiapan Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kota Banjarbaru.

BANJARBARU – Pemko Banjarbaru melalui BPBD Kota Banjarbaru mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Karhutla Kota Banjarbaru.

Rapat koordinasi yang digelar di Aula Basamaan Kantor BPBD Kota Banjarbaru, Selasa (29/6), dihadiri Sekda Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi, perwakilan Kodim 1006/Banjar, Polres Banjarbaru, dan jajaran BPBD Kota Banjarbaru.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru Zaini menyampaikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru siap siaga bencana sesuai dengan arahan dari Gubernur Kalsel, saat arahannya secara virtual se-Kalsel.

Karena itu, BPBD Kota Banjarbaru akan melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Bencana dalam rangka Karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Dan, terlebih dahulu melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda untuk persiapan apel siaga bencana tersebut.

“InsyaAllah akan kita laksanakan pada bulan depan. Sesuai predeksi dari BMKG bahwa puncak kemarau itu akan terjadi pada awal Juli, Agustus dan September,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi dalam arahannya mengatakan, ia sependapat kalau harus tetap siaga walaupun kondisi cuaca kadang hujan dan panas, karena kita masih berada di musim kemarau basah.

Menurutnya, saat ini sudah ada lahan seluas 27,51 hektare di Banjarbaru yang terbagi di tiga kecamatan, yakni di Kecamatan Cempaka, Landasan Ulin, dan Liang Anggang.

Said Abdullah mencontohkan, dulu di kawasan Kompleks Kota Citra Graha sebelum dibangun menjadi kawasan kompleks sering terjadi kebakaran, namun setelah dibangun kawasan kompleks tidak ada lagi terjadi kebakaran.

Baca juga :  Pencabutan ‘Tarif 10 Kubik’ Dinilai Politis

“Sekarang yang terjadi titik-titik kebakaran di Banjarbaru ini rata-rata adalah lahan-lahan yang tidak dirawat dan dijaga oleh pemiliknya,” ujar sekda.

Karena itu, Pemerintah Kota Banjarbaru berniat membangun sebuah embung yang lumayan luas, sebagai antisipasi banjir dan juga penanggulangan karhutla ketika musim kemarau.

Said Abdullah menginginkan, setelah Apel Kesiapsiagaan Karhutla Kota Banjarbaru, dilakukan aksi pembasahan lahan di salah satu titik lokasi yang sering terjadi kebakaran, saat musim kemarau. Dimana kegiatan pembasahan ini sebagai salah satu upaya pencegahan karhutla. hum/dio