loader image

Komisi II Fokus Tingkatkan Ketahanan Pangan

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juni\11 Juni 2021\2\2\Komisi II Fokus Tingkatkan Ketahanan Pangan.jpg
IQBAL YUDIANOOR

BANJARMASIN – Sebagai upaya mendukung program pemerintah pusat, komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel, fokus terhadap ketahanan pangan di daerahnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, H Iqbal Yudianoor mengatakan, ketahanan pangan bagi suatu daerah merupakan keniscayaan yang harus terpenuhi.

“Dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim tersebut, kita akan menggali hal-hal yang berkaitan penyelenggaraan cadangan pangan daerah, yang merupakan bagian dari ketahanan pangan,” kata Iqbal Yudianoor, usai melakukan studi komparasi ke Provinsi Jatim, Kamis (10/6).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, H Suparno mengatakan, cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) sangat erat kaitannya dengan ketersedian 11 komoditas seperti beras, cabai, jagung, daging, minyak goreng, gula dan lain-lain.

“Saat ini di Kalsel, ketersediaan 11 komoditas tersebut cukup aman. Terutama beras yang tahun 2020, surplus mencapai 500 ton. Kecuali, ada tiga komoditas seperti bawang merah, bawang putih dan gula yang sangat tergantung dari daerah lain, karena produksi di Kalsel masih kecil “ jelasnya.

Ia menjelaskan, terkait besaran minimal yang diprasyaratkan terhadap CPPD yaitu, untuk Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) provinsi minimal 420 ton beras. Sementara stok (persediaan) Kalsel mencapai 420 ton.

“Kemudian CPP kabupaten/kota, minimal sebesar 102 ton,” ujarnya.

Suparno mengungkapkan, yang sudah memenuhi Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Tapin dan Kabupaten Barito Kuala (Batola).

“Tahun lalu, Kalsel telah melaksanakan pengisian penambahan CPP sebesar 220 ton beras, yang diambilkan dari dana Belanja Tidak Terduga Provinsi sebagai antisipasi penanganan pandemi Covid-19,” lanjutnya.

Sedangkan untuk tahun 2021, rencananya Kalsel yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota, akan melakukan penambahan cadangan pangan sebesar 200 ton beras. ant/yos