loader image

Juhri Ditemukan Tewas Tenggelam

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juni\11 Juni 2021\2\2\Juhri Ditemukan Tewas Tenggelam.jpg
PROSES evakuasi mayat yang ditemukan di Sungai Pagat Batu Benawa, HST.

BARABAI – Warga Desa Pagat Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) digegerkan dengan penemuan mayat yang tersangkut di bebatuan di sungai wilayah desa tersebut, Kamis (10/6) sekitar pukul 12.15 Wita.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, melalui Kasubag Humas Iptu Soebagio saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut. Pihaknya bersama warga, telah mengevakuasi mayat tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini kami masih olah TKP, dan memintai keterangan keluarga maupun saksi mata untuk mengetahui penyebab kematian korban,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat tersebut bernama Juhri (55), warga Desa Baru Wake, Kecamatan Batu Benawa, yang sehari-harinya bertani, dan juga diketahui sering mencari ikan di sungai sendiri.

Juhri ditemukan warga di Sungai Batu Bahantu, dekat objek wisata dengan posisi telentang dan tidak pakai baju. Ia hanya menggunakan celana pendek dan masih mengenakan sandal.

Pada Rabu (9/6) pukul 17.00 Wita, korban berangkat dari rumah untuk mencari ikan sendiri dengan menggunakan jala di Sungai Pagat Kecamatan Batu Benawa.

Karena tak juga pulang seharian, keluarganya pun berinisiatif untuk mencarinya. Dan, benar saja, Juhri ditemukan tewas tenggelam.

“Dari keterangan para saksi dan keluarga korban, Juhri pamit mencari ikan pada Rabu (9/6) ke sungai di wilayah Pagat Batu Benawa,” katanya.

Soebagio mengatakan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dan autopsi terhadap korban.

“Mayat yang diketahui bernama Juhri, warga Desa Batu Tunggal yang tinggal di Desa Baru Wake itu, menurut keluarganya meninggal karena tenggelam,” kata Soebagio, Kamis (10/6).

Menurutnya, setelah pemeriksaan pada mayat, juga tidak terdapat tanda-tanda bekas kekerasan. Penyelidikan terhadap kasus tersebut pun dihentikan. “Itu atas permintaan keluarga,” tambahnya.

Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan membuka penyelidikan kembali, jika ada pelaporan terhadap kejanggalan kematian Juhri. ant/yos