loader image

Indikator dan Sirekap Sebut 01 Unggul Telak

BANJARMASIN – Pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan yang digelar di 827 tempat pemungutan suara (TPS) secara serentak, kini telah diketahui pemenangnya.

Berdasar hasil hitung cepat (quick count) Indikator Politik Indonesia menyebut pasangan calon (paslon) petahana nomor 01, Sahbirin Noor bersama Muhidin lebih unggul dibandingkan kubu penantangnya, nomor 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D) dalam coblosan ulang, Rabu (9/6).

Divisi Komunikasi dan Media Indikator Politik Indonesia Fauny Hidayat mengungkap berdasar hitung cepat yang dilakoni lembaganya, paslon nomor urut 01 (BirinMu) unggul telak dibanding paslon nomor 02 H2D.

“Data yang masuk sudah 100 persen sekarang, sementara ini hasilnya paslon 01 Birin-Muhidin sudah 66,98 persen, kemudian hasil perolehan suara paslon H2D hanya sebesar 33,02 persen,” ujar Fauny seperti dikutip jejakrekam.com, Senin.

Fauny menyebut metode yang diambil stratified-cluster random sampling, dengan margin of error’ 1,42 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dia menambahkan secara keseluruhan paslon incumbent Birin-Muhidin meraih total 51,11 persen berbanding paslon H2D 48,89 persen.

“Tingkat partisipasi pemilih di PSU melonjak tajam, terutama di kantong-kantong suara paslon Birin-Muhidin. Partisipasi suara berkisaran 70 persen,” ucap Fauny.

Dia mengatakan, tingginya partisipasi suara ini disebabkan pilihan masyarakat sudah mantap untuk menyalurkan hak pilihnya di PSU. Di sisi lain, PSU ini digelar di basis suara paslon petahana yang sebelumnya dianulir Mahkamah Konstitusi (MK).

Dengan begitu, isu negatif yang disasar terhadap paslon petahana ternyata tidak berpengaruh signifikan. Nyatanya (isu negatif) tidak berpengaruh terhadap pilihan masyarakat kepada paslon 01, Birin-Muhidin,” tandas Fauny.

Sementara berdasarkan penghitungan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Sahbirin Noor-Muhidin unggul sementara dengan persentase perolehan suara 51,2 persen atas Denny Indrayana-Difriadi, pascahasil pemungutan suara ulang (PSU) pada Rabu.

Melalui laman https://pilkada2020.kpu.go.id yang terakhir diperbaharui pada Rabu malam pukul 21.41 Wita, paslon 01 memperoleh 867.227 suara berbanding 827.909 suara atau 48,8 persen milik paslon 02 dengan data masuk 9.057 dari 9.069 TPS atau 99,87 persen.

Ketua KPU Kalsel Sarmuji menjelaskan, data yang ditampilkan tersebut hasil foto formulir Model.C Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap.

“Apabila terdapat kekeliruan data pada formulir Model.C Hasil-KWK akan dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan,” ujarnya pula.

Karena itulah, kata dia, hitung cepat yang ditampilkan bukan merupakan hasil resmi perhitungan perolehan suara, karena penetapan hasil rekapitulasi dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

PSU dilaksanakan pada satu kota dan dua kabupaten di Kalsel, yaitu di 301 TPS di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. Kemudian lima kecamatan di Kabupaten Banjar, yakni Kecamatan Sambung Makmur, Kecamatan Aluh-Aluh, Kecamatan Martapura, Kecamatan Mataraman, dan Kecamatan Astambul ada 502 TPS serta 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

Merujuk pada data Sirekap, untuk Kota Banjarmasin paslon 01 memperoleh 129.233 suara dan paslon 02 meraup 113.389 suara, dengan total suara masuk 99,08 persen.

Sedangkan di Kabupaten Banjar, paslon 01 memperoleh 174.889 suara berbanding 94.766 suara milik paslon 02, dengan suara masuk 99,92 persen.

Kemudian di Kabupaten Tapin suara masuk telah 100 persen. Paslon 01 memperoleh 44.662 suara dan paslon 02 mendapatkan 34.283 suara. jjr/ant