loader image

Banyak Masyarakat Tak Mengetahui Perda

D:\Data\Juni 2021\1106\5\Arufah Arief.jpg
ARUFAH ARIF

BANJARMASIN – Minimnya sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) yang disah DPRD Kota Banjarmasin, berdampak banyaknya elemen masyarakat di kota ini tak mengetahuinya.

Padahal, DPRD Kota Banjarmasin sudah banyak mengeluarkan produk-produk Peraturan Daerah (Perda), baik dari inisiatif dewan maupun eksekutif.

Ketua Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Banjarmasin Arufah Arief mengatakan, sosialisasi Perda penting dilaksanakan, agar kelompok berkepentingan mempunyai persepsi dan pemahaman yang sama.

Sehingga, apa yang digodok dan diterbitkan sebagai produk payung hukum daerah, diketahui sekaligus ditaati masyarakat secara luas.

Salah satunya, DPRD Banjarmasin sudah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Wadah Andakan Peraturan Daerah (Si Iwak Peda), yang dikelola pihak sekretariat DPRD Kota Banjarmasin.

Tujuan pembuatan aplikasi itu adalah untuk memudahkan pencarian dokumen peraturan daerah, yang dapat diakses sewaktu- waktu khususnya pada Kantor Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin.

“Aplikasi ini berbasis web online, sehingga dapat diakses kapan saja dan dimana saja selama ada jaringan internet,” katanya, Kamis (10/6).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan, pemerintah kota melalui instansi terkait perlu menyosialisasikan setiap produk hukum (perda) yang sudah disahkan.

Apalagi, sekarang sudah didukung teknologi, dengan melalui media sosial. Cukup melakukan postingan, setiap perda yang dibentuk dan disahkan otomatis dengan mudah disosialisasikan.

“Kita berharap sosialisasi setiap produk hukum dapat ditingkatkan, agar masyarakat paham dan menaatinya,” tukasnya. edo