loader image

Ratusan Pekerja Industri Kreatif Event Organizer Divaksin

BANJARMASIN – Sedikitnya 300 pekerja industri kreatif event organizer menjalani proses vaksinasi yang digelar Polda, Pemprov, dan Perkumpulan Pengusaha Event Organizer (Perpeo) Kalsel, Senin (7/6) di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Vaksinasi terhadap pekerja publik dan lansia ditahap kedua ini menjadi salah satu target pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, termasuk di Kalsel.

Berbagai upaya dilakukan agar target vaksinasi tahap kedua ini tercapai, mulai dari digelar kolektif diberbagai instansi untuk para pekerja publik hingga sistem jemput bola dan bonus vaksin bagi anak muda di atas 18 tahun yang membawa dua lansia ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Ketua Perpeo Kalsel, Rosyadi Razak menyebutkan, respon vaksinasi Covid-19 ini bertujuan mempercepat capaian program pemerintah dengan harapan dapat membangkitkan lagi industri event terutama di Kalsel.

Disebutkan, ada sekitar 3.000 pegiat industri kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 dalam setahun terakhir.

Selain mendukung program vaksinasi dari pemerintah, kegiatan sebagai bentuk perlindungan bagi para pegiat industri event yang berhadapan dengan klien dan talent ketika beraktivitas.

“Total ada 300 orang yang divaksin, terdiri dari lansia dan para pegiat industri event,” sebutnya.

Lebih lanjut, Rosyadi mengungkapkan, jika setahun terakhir terjadi penurunan hampir 90 persen kegiatan yang biasa dikerjakan EO apabila dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi.

“Kami harapkan untuk tahun 2022, pemerintah dan pihak swasta sudah berani menganggarkan dana kegiatan serta event promosi,” tambahnya.

Terlebih, saat ini sudah ada protokol kesehatan CHSE yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment (Ramah Lingkungan).

Dengan adanya penerapan protokol CHSE yang benar-benar maksimal, adanya rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 setempat serta izin keramaian dari pihak kepolisian, maka Ia yakin kegiatan sudah dapat dilaksanakan dengan risiko penularan Covid-19 yang rendah.

“Teman-teman industri EO di Kalimantan Selatan saat ini juga sudah siap, untuk melaksanakan protokol kesehatan tersebut,” pungkasmya yang didampingi Bendahara Perpeo Kalsel, Ary Widian itu.

Vaksinasi pekerja industri kreatif event organizer dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, HM Muslim mewakili sekaligus menyampaikan sambutan tertulis Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.

Muslim menyebut, untuk kelompok tenaga kesehatan 96 persen tervaksin, petugas publik di atas 51 persen, sedangkan lansia tergolong rendah yakni baru 4,3 persen.

Karena itu, kata Muslim yang juga juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel itu, Pemprov Kalsel mendorong vaksinasi lansia seperti yang dilakukan pada pekerja EO ini. “Kita berharap ini bisa mendongkrak vaksinasi lansia,” ujar Muslim. sal/adpim/ani