loader image

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\Juni\8 Juni 2021\6\1a.JPG
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA saat memeriksa kesiapan dan pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan, 9 Juni 2021

BANJARBARU – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA meminta kepada pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan untuk menebar kesejukan jelang pemungutan suara ulang (PSU), 9 Juni 2021.

Hal itu disampaikan, Safrizal ZA usai pimpin apel kesiapan dan pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan pemungutan suara ulang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2021 di Banjarbaru, Senin (7/6).

“Saya meminta kepada pasangan calon agar menciptakan kesejukan bagi masyarakat banua, stop provokasi dan stop kampanye hitam, minus dua hari ini biar masyarakat menentukan pilihan sendiri,” katanya.

Pemungutan Suara Ulang (PSU), kata Safrizal, tentu akan menaikkan suhu politik di Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin, sebagian Kabupaten Banjar dan sebagian Kabupaten Tapin.

Safrizal pun mengingatkan setinggi apapun suhu politik di banua ini, masyarakat harus menjaga persaudaraan persatuan diantara sesama. Selain itu, Pria kelahiran Banda Aceh ini juga meminta masyarakat yang terdaftar di DPT untuk menggunakan hak suaranya.

“Saya berharap masyarakat yang terdaftar di DPT agar menggunakan hak pilihnya, masyarakat yang tinggal di daerah PSU namun bekerja di daerah lain diharapkan kepada pimpinan kantornya memberikan dispensasi,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Rikhwanto meminta kepada seluruh personil agar menjaga netralitas.

Kapolda Kalsel juga memerintahkan anggotanya untuk patroli penuh selama 24 jam di daerah PSU untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di masyarakat.

Adapun jumlah personil yang dikerahkan dalam pengamanan PSU kali ini sebanyak 2.468 personil terdiri dari 2.268 dari Polri dan 200 personil TNI. syh/adpim/ani