loader image

Sumsel Pelajari Keberhasilan FASI di Kalsel

F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2021\April\16 April 2021\6\2.JPG
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, DR Safrizal ZA, MSi saat menyerahkan cinderamata pada pimpinan rombongan dari Sumsel yang melakukan studi pelaksanaan FASI tingkat nasional di Kalsel

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersiap menyelanggarakan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) XI tingkat nasional tahun 2021.

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan, Pemprov Sumsel bersama Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) setempat melakukan kunjungan ke Kalimantan Selatan.

Seperti diketahui Provinsi Kalsel dipercaya sebagai tuan rumah FASI X, pada 14 – 17 September 2017 dan berhasil meraih juara umum pada even nasional tiga tahunan itu.

Kalsel juga dinilai sukses melaksanakan FASI yang pertama kali diluar Pulau Jawa dan dihadiri Presiden RI, H Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah menteri.

Rombongan yang dipimpin Kepala Biro Kesra Sulsel, Abdul Hamid itu berdiskusi panjang lebar, Kamis (15/04) di ruang Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, bersama pejabat Pemprov Kalsel yang banyak terlibat selama penyelanggaraan FASI X lalu.

Dialog dipandu Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H Faturrahman sekaligus membacakan sambutan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.

Turut hadir, Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, Muhammad Rusli, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Adpim Setdaprov Kalsel, Suria Fadliansyah dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Muhammad Mustajab.

“Pemprov Kalsel menyambut positif atas kunjungan ini, karena dianggap berhasil sebagai penyelanggara FASI X tingkat nasional 2017 yang dibuka Presiden Jokowi, dilaksanakan bersama BKPRMI,” tulis Pj Gubernur Kalsel.

Diingatkan, FASI 2021 pastinya berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, karena pandemi Covid-19 saat ini mengharuskan masyarakat disiplin dengan protokol kesehatan, apalagi kegiatan mengundang orang banyak.

“Kalsel pun sebelumnya melaksanakan MTQ tingkat provinsi secara virtual,” ujarnya.

Ketua Umum DPW BKPRMI Kalsel, H Hermansyah yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, menceritakan proses pelaksanaan FASI X yang diselanggarakan Kalsel, mulai usulan sebagai tuan rumah, pembentukan kepanitiaan, hingga pelaksanaan kegiatan yang hasilnya menempatkan Kalsel sebagai juara umum.

Herman mengingatkan agar FASI yang digelar nantinya, digelar dengan skenario khusus sesuai kondisi pandemi sekarang.

Terkait pendanaan, dikatakan Herman, seluruhnya ditanggung Pemerintah Provinsi Kalsel dengan dana hibah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dan dana yang digelontorkan mencapai Rp3,1 miliar dan tambahan Rp900 juta.

“Semua peserta dan pendamping kita sediakan hotel, makan dan transportasi lokal,” ujarnya.

Keberhasilan penyelanggaraan, ujar Herman, tidak lepas dari keterlibatan semua SKPD lingkup Pemprov Kalsel. Satu SKPD bertanggungjawab atas satu kontingen atau provinsi dari kedatangan hingga kepulangan.

Plt Kepala Biro Adpim Setdaprov Kalsel, Suria Fadliansyah, menceritakan bagaimana upaya Pemprov Kalsel melakukan lobi hingga berhasil mendatangkan Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri.

“Yang penting agendanya dimatangkan, bila ada perubahan yang diminta, turuti saja, jangan dibantah,” saran Suria.

Dalam dialog, dipertanyakan hal-hal yang terkait penyusunan kepanitiaan, dukungan pihak lain atau sponsor, sampai masalah keterlibatan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Diakhir acara, Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mengajak rombongan dari Sumsel itu foto bersama dan melakukan penukaran cinderamata. sal/adpim/ani