loader image

Pemuda Indonesia Mengaji Dapat Apresiasi

D:\Data\April 2021\1604\2\hal 2\PEMUDA Indonesia Mengaji.JPG
KETUA Umum DPP BKPRMI, H Said Aldi Al Idrus saat menyerahkan Alquran secara simbolis kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, HM Yusuf Effendi sebagai tanda di launchingnya program pemuda Indonesia mengaji (PIM) di Kalsel.

BANJARMASIN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, HM Yusuf Effendi mengapresiasi program Pemuda Indonesia Mengaji (PIM), yang digagas Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

“Saya sangat mengapresiasi program Pemuda Indonesia Mengaji, karena hal ini sejalan dengan visi dan misi Pemprov Kalsel serta visi dan misi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel,” ujarnya di Banjarmasin, Rabu (14/4) petang.

Program Pemuda Indonesia Mengaji dilaunching di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Banjarmasin oleh Ketua Umum DPP BKPRMI, H Said Aldi Al Idrus atas nama Ketua Yayasan Indonesia Mengaji, Komjen Polisi (purn) DR H Syafruddin.

Launching program tersebut juga dirangkai khataman Alquran siswa dan siswi SMKN 3 Banjarmasin, pesantren Ramadhan dan syukuran selesainya pembangunan Hotel Borneo Syariah di SMKN 3 Banjarmasin.

Yusuf menyebutkan, visi dan misi Kalsel yang selaras dengan program PIM tersebut yakni Kalsel cerdas dan berakhlakul mulia.

Melalui program PIM tersebut, kata Yusuf, diharapkan mampu memperkuat keimanan dan ketaqwaan pemuda di Kalsel sehingga memantapkan akhlak mulia.

“Saya berharap program pemuda Indonesia mengaji ini terus berlanjut, bukan hanya saat launching sehingga menjadi gerakan Indonesia Mengaji,” katanya.

Ketua Umum DPP BKPRMI, H Said Aldi Al Idrus mengungkapkan latar belakang munculnya program Pemuda Indonesia Mengaji yang dilaunching secara nasional 1 Ramadhan 1442 hijriyah, mengingat sekitar 65 persen umat Islam ternyata belum pandai baca Alquran.

Said Aldi berharap, dengan adanya program PIM tersebut akan membangkitkan semangat pemuda Islam untuk membaca Alquran, sehingga akan mempercepat penuntasan baca tulis Alquran di Indonesia.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kalsel terhadap program pemuda Indonesia mengaji tersebut sehingga berjalan lancar,” katanya.

Said Aldi juga berharap bagi generasi muda Islam yang telah pandai membaca Alquran hendaknya terus belajar untuk memahami dan mengamalkan kandungan dan isi Alquran untuk ditetapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMKN 3 Banjarmasin, Mohamad Ali Muksin menyatakan bersyukur dipilihnya sekolahnya sebagai tuan rumah launching program Pemuda Indonesia Mengaji, karena akan mendukung program unggulan yang ada.

Program unggulan tersebut, kata Muksin, tahfizul Quran yang telah dimulai sejak tahun ajaran 2020/2021. SMKN 3 Banjarmasin merupakan satu-satunya SMK di Indonesia yang memiliki keunggulan tersebut.

Selain itu, kata Muksin, dibangunnya Hotel Borneo Syariah oleh pemerintah pusat melalui Kemendikbud akan mendukung pusat keunggulan yang ada di SMKN 3 Banjarmasin, karena siswa bidang perhotelan tidak lagi magang di luar sekolah. ani