loader image

Masyarakat Minta Premium Tetap Disalurkan

Puluhan masyarakat mengatasnamakan KAKI Kalsel saat menggelar aksi di depan kantor Pertamina di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Permasalahan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Selatan tampaknya tidak pernah terselesaikan, banyak antrian di setiap SPBU baik di Kota Banjarmasin dan wilayah lainnya.

Banyaknya dugaan BBM jenis solar yang lari ke sektor industri jika Disparitas harga antara BBM industri dan subsidi meningkat.Saat ini di wilayah Kalsel khususnya di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan wilayah lainn, antrian yang sangat panjang dari mobil dan motor, BBM jenis premium terkesan hilang dari peredaran.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Provinsi Kalsel H Husaini dalam aksi unjuk rasa yang disampaikan di kantor Pertamina di Banjarmasin.

Husaini menegaskan Pertamina untuk wilayah Kalsel belum mampu mengatasi permasalahan BBM baik penyelewenangan BBM subsidi dan industri.Banyaknya perusahaan yang berkedok transportir namun BBM yang bersubsidi masih banyak yang ilarikan ke industri.

“ BBM premium masih dengan Research octan number 88 (RON) masih diperlukan di wilayah Kalsel,sehingga kami mengharapkan pemberlakukan dalam penarikan BBM jenis premium agar ditangguhkan bahkan Qouta untuk wilayah Kalsel agar ditambahkan karena permasalahan BBM yang belum diselesaikan oleh pihak Pertamina wilayah Kalsel,”ujar Husaini di Banjarmasin, Senin (22/3).

Ia menambahkan hilangnya BBM jenis premium saat ini KAKI menduga pihak Pertamina tidak transparan dalam Quota yang disalurjan ke setiap SPBU kemungkinan Quota tersebut dikurangi karena pertamina akan menyalurkan atau mengalihkan masyarakat agar memberli BBM jenis Pertalite.

Baca juga :  Hiburan Rakyat Ditutup, THM Dibiarkan Buka

“Ketidak transparan ini berakibat susahnya didapatkan BBM jenis premium, sehingga melonjaknya harga BBM tersebut dan juga terjadinya penyelewengan dalam BBM yang di subsidi oleh pemerintah,”jelasnya.

BBM jenis premium agar tetap disalurkan bahkan Quota tetap ditambah agar masyarakat mudah mendapatkannya.” Kami mendesak agar pihak PT Pertamina (Persero) agar permasalahan BBM segera diselesaikan, pihak Pertamina agar memasang CCTV disetiap SPBU yang terkoneksi dengan Pertamina.BBM jenis premium tetap disalurkan bahkan Quota tetap ditambah agar masyarakat Kalsel permasalahan BBM dapat diselesaikan,”tandasnya.rds