loader image

Usulan Perda Habis Magrib Mengaji

MENGAJI-H. Abdul Hadi saat memberikan penjelasan terkait dengan rencana usulan magrib mengaji.

PARINGIN-Tradisi mengaji dan membaca Al-Qur’an di masjid dan musala setiap habis magrib telah menjadi kebiasaan dan bahkan menjadi budaya umat Islam di Indonesia, termasuk di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Namun seiring perkem­bangan zaman yang kian maju, membuat kebiasaan dan budaya mengaji dan membaca Al-Qur’an habis magrib mulai ditinggalkan kaum muda dan anak-anak zaman sekarang.

Hal tersebut menjadi sebuah pemikiran pemerintah Kabupaten Balangan dalam merencanakan adanya peraturan daerah terkait mewajibkan mengaji dan mem­baca Al-Qur’an habis magrib.

Bupati Balangan H. Abdul Hadi mengatakan, pihaknya akan, mengkaji dan mempertim­bangkan atas usulan Perda terkait mengaji dan membaca Al-Qur’an habis magrib di Kabupaten Balangan.

“Kita akan melakukan peng­­kajian dan pertimbangkan, atas masukan tentang usulan Perda habis magrib mengaji dan mem­baca Al-Qur’an,” ujar Abdul Hadi saat ditemui awak media usai pembuakaan MTQ ke-14 tingkat Kabupaten Bala­ngan di Madrasah Tsanawiyah Keca­matan Batu­mandi, Jumat (5/3/2021).

Selain itu ia menyampaikan pada nantinya Bagian Hukum Sekretariat Daerah Pemkab Balangan akan melakukan kajian-kajian akademik terkait usulan Perda habis magrib mengaji dan membaca Al-Qur’an, di Kabu­paten Balangan.

“Setelah dilakukannya kajian-kajian akademik terkait usulan Perda habis magrib mengaji dan membaca Al-Qur’an, selanjutnya nantinya kan, diusulkan ke DPRD Balangan,” tutur dia.

Sementara itu Kepala Kemen­terian Agama Kabupaten Bala­ngan, Muhammad Yamani men­ga­takan, perkembangan media masa pada saat ini telah mela­hirkan pergeseran nilai kegiatan mengaji di musala dan masjid. Banyak anak-anak sekarang beralih kegiatan dari menonton televisi hingga ke warung internet.

“Untuk menjawab kondisi perubahan dan pergeseran zaman tersebut diperlukan upaya, solusi dan langkah konstruktif untuk menghidupkan dan mengem­balikan sebuah teradisi habis magrib mengaji,” sebut dia.

Ia juga mengajak kepada seluruh umat Islam di Balangan, untuk mendukungan kegiatan habis magrib mengaji dan mem­baca Al-Qur’an. Sebab tanpa dukungan semua pihak tidak akan berjalan baik.(sa/mb03}}