loader image

Mulyani Ditunduh Selundupkan Sepeda Brompton?

JAKARTA – Direktorat Jen­deral Bea dan Cukai Kemen­terian Keuangan menepis kabar pembelian sepeda Brompton oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Adapun kabar tersebut beredar di dunia maya ketika Sri Mulyani ke luar negeri tanpa membayar bea masuk dalam pembeli sepeda Brompton.

Direktur Kepabean Inter­nasional dan Antar Lembaga DJBC Kemenkeu Syarif Hidayat membenarkan bahwa Sri Mul­yani beserta beberapa pejabat dan pegawai Kemenkeu mela­kukan perjalanan dinas dalam rangka pertemuan investor Amerika Serikat pada dua tahun lalu. Saat itu, Sri Mulyani beserta rombongan meng­gunakan Qatar Airways dengan kode penerbangan QR0958, DOH-CGK, dan pesawat tiba di Indonesia pada 11 November 2019 pukul 07.35 WIB.

Berdasarkan penelusuran lapangan oleh petugas Bea Cukai, data penerbangan meng­ungkapkan, terdapat barang bawaan rombongan Sri Mulyani beserta dua buah sepeda.

“Barang tersebut bukan milik Menteri Keuangan (Sri Mul­yani), melainkan milik salah satu anggota rombongan yang di­beritahukan sebagai barang penumpang,” ujarnya Selasa (23/2).

Syarif menjelaskan, jumlah sepeda yang dibawa itu lebih dari satu buah atau di atas kewajaran barang pribadi penumpang. Maka itu, impor barang tersebut dikategorikan sebagai impor umum dan penyelesaiannya diperlukan dokumen perizinan.

“Barang tersebut akhirnya dicegah karena perizinan tak terpenuhi. Barang saat ini berada dalam pengawasan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno Hatta,” jelasnya.

Syarif menyebut, status barang adalah barang yang dikuasai negara pada September 2020. Selanjutnya, ditetapkan menjadi barang milik negara pada 11 Februari 2021.

Sebelumnya, aktivis Pro Demokrasi Adamsyah Wahab atau Don Adam dalam akun Twitter-nya @DonAdam68 menanyakan kabar mengenai Brompton yang dibeli Sri Mulyani tanpa membayar bea masuk. Hal ini ditanyakannya saat menanggapic cicitan Ditjen Pajak soal SPT Tahunan.

“Kalau Brompton-nya Bu Menteri Keuangan apa sudah masukkan ke daftar SPT-nya atau tidak? Kabarnya itu Brom­pton dibeli di luar negeri dan diangkut lewat penerbangan Qatar Airways lho,” tulis Don.

Dia juga mempertanyakan barang sebanyak dua kardus yang berisi sepeda tersebut langsung diambil oleh ajudan Sri Mlyani di ruang VIP bandara.

“ADC (aide de camp/aju­dan) mengambil koper dan dua kardus brompton langsung lewat jalur khusus tanpa bea masuk. Petugas Bea Cukai diam saja. Iya enggak, sih?” katanya.

Dalam cicitannya, Don juga menyertakan foto koper dan kardus yang bertuliskan nama “Bu Sri Mulyani” dan bertu­liskan alamat Jalan Kertanegara Nomor 14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang meru­pakan kedia­man Menteri K­e­uangan. rep/mb06