loader image

Maksimalkan Bank Sampah dan TPS 3R

TPA BATU MERAH-UPTD TPA Batu Merah Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan.

PARINGIN, MB – Volume sampah yang dihasilkan Kabu­paten Balangan dari tahun ke tahun meningkat, saat ini diperkirakan volume sampah yang dihasilkan daerah berjuluk Bumi Sanggam ini mencapai 85 ton per harinya.

Dari jumlah volume tersebut, diperkirakan hanya sekitar 22 ton per harinya yang terangkut ke tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan baru sekitar 10 ton lainnya yang dikelola Bank Sampah dan Tempat Pembuangan Sampah TPS 3R (reuse, reduce, recycle). Sedangkan sisanya dibuang langsung ke sungai, dibakar atau dibuang sekitar lingkungan sekitar pemukiman oleh masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan, Musa Abdullah mengungkapkan, tidak terangkut sepenuhnya volume sampah ini memang karena masih terbatas sarana prasarana yang ada, termasuk armada pengangkut.

“Kedepan tentu kita beren­cana menambah armada peng­ang­kut sampah, namun tentu ini dilakukan secara bertahap karena memang tergantung anggaran yang ter­sedia,’’ bebernya.

Selan itu, kata Musa, saat ini pihaknya mempunyai Sembilan buah armada pengangkut dengan puluhan container sampah yang disebar di beberapa titik, ter­masuk sampai wilayah Kecamatan.

Karena keterbatasan ini, menurut Musa, pengangkutan sampah di Kecamatan masih kurang maksimal dan dilakukan secara bergiliran.

“Guna penangan sampah yang dari waktu ke waktu yang volume terus meningkat ini, kami berharap keberadaan Bank Sampah dan Pembuangan Sam­pah SementaraReuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) makin ber­tam­bah secara jumlah dan maksimal dalam penge­lolaan­nya,” harapnya.

Sebab dengan keberadaan Bank Sampah dan TPS 3R inilaha, menurut Musa, bisa menjadi solusi penangganan tingginya volume sampah, karena di kedua tempat ini sampah bisa dikelola atau dimenfaatkan kembali.

Saat ini saja, kata dia, volume sampah hanya sebanyak 22 ton per hari yang terangkut ke TPA dan masih di dominasi oleh sampah dari kawasan perkotaan, untuk itulah keberadaan Bank Sampah dan TPS 3R ini sangat dibutuhkan guna membantu penangan persampahan.

“Jumlah Bank Sampah dan TPS 3R kita juga masih terbatas, maka kita berharap masyarakat bisa secara membentuk Bank Sampah dan TPS 3R dan kami siap membantu. Selain itu, ke depan kita juga akan melakuan penerapan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) khu­susnya di kawasan yang sudah ada Bank Sampah dan TPS 3Rnya,’’ungkapnya. (SA/mb03)