loader image

Dongkrak PAD, Dinas Pol-PP dan Damkar Gelar Koordinasi

E:\ARSIP-WEBSITE-MATABANUA\18012021\Tapin\---foto 03.jpg
RAPAT KOORDINASI-Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar Drs H Mahyudin Mpd saat membuka rapat kordinasi dengan SOPD terkait.{{herman}}

RANTAU,- Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin menggelar rapat kordinasi bersama instansi terkait dalam rangka mendokrak peningkatan PAD, kamis (15/01/2020) bertempat di Aula Kantor Setda lama Kab.Tapin.

Dibuka secara resmi oleh Drs H Mahyudin Mpd Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, rapat dihadiri utusan Dinas Perhubungan, Kantor Perizinan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas PTSP, Perdagangan, Kominfo, Pariwisata dan perwakilan, Bagian Hukum Setda Tapin dari Dinas Pertanian.

Seperti yang dipaparkan H Mahyudin, dalam rapat koordinasi kita membahas permasalahan – permasalahan Perda – Perda yang ada kaitannya dengan PAD guna perbaikan kedepan. Bersama Bapenda dan DPTSP apakah memungkinkan kita untuk menggali potensi PAD dan beberapa sektor pendapatan lainnya yang belum maksimal dengan sinergitas Satpol dengan SOPD terkait lainnya.”Rapat ini guna mencari solusi bersama bagaimana cara meningkatkan pajak dan pendapatan daerah,” kata H Mahyudin.

Seperti yang dipaparkanya juga, mekanisme dalam perizinan yang masih mungkin bisa diperbaiki atau disosialisasikan kepada masyarakat agar terjadi tingkat pemahaman dan kesadaran dalam memaksimalkan kepatuhan kepada regulasi.” Juga menjadi hal yang perlu dibahas.

“Termasuk kawasan kuliner, apakah memungkinkan dibuat suatu RT/RW mengenai kawasan kuliner bagi pedagang -pedagang buah dan kuliner lainnya sehingga dapat membuat keindahan dalam kota dan meningkatkan prekonimian daerah, juga menjadi pembahasan kita,” terang Kasatpol PP H Mahyudin.

Tentunya masukan dari Bagian Hukum Setda Tapin dan SOPD terkait dalam perbaikan Perda / Perkada kedepan perlu kita sinergikan dan dikordinasikan agar PAD kita bisa lebih maksimal.

Dalam mendongkrak PAD, kita berharap semua dapat membantu. Itulah inti dari rapat kordinasi ini yakni untuk mendiskusikan dari sisi mana saja potensi PAD kita bisa ditingkatkan dan kita sebagai penegak Perda siap memback – up.”Itulah kenapa SOPD terkait kita undang, paling tidak terjalin sinergi untuk membicarakan segala langkah kedepan,” tandas H Mahyudin. {{her/mb03}}