loader image

Usaha Bonsai Beri Keuntungan Positif Dimasa Pandemi

E:\ARSIP-WEBSITE-MATABANUA\15012021\Daerah\fwdberitatapin\--foto 03.jpg
BONSAI-Kamrani saat memperlihatkan Bonsai – Bonsai Kelapa yang dipamerkannya.{{herman}}

RANTAU,- Kamrani, salah satu pencinta tanaman hias di Tapin sukses menggeluti usaha Bonsai Kelapa dengan hasil penjualan yang lumayan dimasa Pandemi Covid-19.

Seperti yang diceritakannya kepada awak media, kamis (14/01/2020), satu tahun menggeluti usaha tanaman hias Bonsai kelapa, hasil tanaman miliknya sudah banyak terjual dengan harga yang bervariasi. Ada Bonsai Kelapa dengan hiasan burung Murai, laku terjual seharga Rp.1.500.000. Ada juga Bonsai Kelapa berdaun lebat yang dibeli Ketua DPRD Tapin seharga Rp.500.000,” ujarnya kepada awak media.

Namun dibalik usahanya itu, bukan semata – mata target harga atau target penjualan yang ingin dicapainya. Dimasa Pandemi saat ini, ia ingin masyarakat dapat berkarya terutama anak – anak muda agar tidak hanya memainkan HP saat dirumah, akan tetap dapat berkreasi membuat hal – hal yang positif,” katanya kepada awak media.

Diungkapkan Kamrani, saat ini potensi usaha tanaman hias menjadi pilihan usaha yang sangat baik dimasa Pandemi, terlebih saat ini di Tapin belum terbentuk komunitas Bonsai Kelapa.”Karena itu kita berencana ingin membentuk komunitas Bonsai Kelapa di Tapin.” ucapnya.

Untuk komunitas Bonsai Kelapa, saat ini baru terbentuk komunitas di Banjarmasin, Martapura dan Pelaihari, namun untuk pecinta Bonsai Kelapa sendiri sudah ada diseluruh daerah di Kalsel. “Jika nanti terbentuk komunitas, setahun sekali rencananya kita akan mengadakan pameran dimana pencinta Bonsai Kelapa setiap daerah dapat berkumpul untuk memamerkan hasil karyanya,” terang Kamrani.

Diungkapkannya, untuk membuat Bonsai Kelapa sangat mudah, tinggal ketekunan merawatnya saja. Puluhan tanaman hias Bonsai Kelapa yang dipamerkannya, yang membuat tanaman itu menarik ialah tanaman kelapa dapat dibentuk menyerupai burung, keong dan lain berbagi bentuk lainnya. Dengan polesan warna cat dan plitur karya – karya yang di pajang menjadi semakin menarik.

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin Rosaria Sari AP MAP saat diminta komentarnya terkait usaha tanaman hias itu, dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung kreatifitas usaha masyarakat dalam usaha tanaman hias.

Karena kedepan usaha ini dapat mengangkat nama Kabupaten Tapin dari event – event pameran Bonsai Kelapa. “Kita melihat usaha ini sebuah usaha industri yang harus kita dukung.” Ujarnya.

“Tentunya kita akan melihat perkembangan usaha ini kedepan dan akan ikut membantu dalam pengembangan usaha Bonsai Kelapa ini agar bisa berkembang lebih baik lagi di Kabupaten Tapin dan di Kalimantan Selatan,” kata Rosaria Sari kepada awak media.{{her/mb03}}