loader image

Pemkab Tala Anggarkan Dana Rp2,5 Miliar Tangani Banjir

memimpin Rapat - Wakil Bupati Tanah Laut (Tala), Abdi Rahman saat memimpin Rapat Pemantapan Tim Pos Komando Penanganan Bencana Banjir dan Angin Puting Beliung Tahun 2021. ris
memimpin Rapat – Wakil Bupati Tanah Laut (Tala), Abdi Rahman saat memimpin Rapat Pemantapan Tim Pos Komando Penanganan Bencana Banjir dan Angin Puting Beliung Tahun 2021. ris

PELAIHARI – Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) menganggarkan Rp2,5 miliar untuk menangani ben­cana alam banjir yang ter­ja­di di Bumi Tuntung Pan­dang.

Hal tersebut disampaikan Wa­kil Bupati Tala, Abdi Rahman saat memimpin rapat Pe­mantapan Tim Pos Komando Pe­nanganan Bencana Banjir dan Angin Puting Beliung Ta­hun 2021 di Kabupaten Tala ber­tempat di Aula Bappeda, di Pe­laihari, Rabu (13/1).

Abdi mengungkapkan anggaran itu diambil dari Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk pe­nanganan bencana banjir yai­tu perbaikan waduk yang jebol di Desa Banua Tengah, per­se­diaan logistik seperti popok bayi, selimut, bahan pokok ma­kanan dan lain sebagainya.

Menurut dia, logistik mem­­­punyai peran penting dalam upaya penanggulangan bencana se­hingga segala kebutuhan lo­gis­tik harus diperhitungkan de­ngan baik saat akan di­dist­ri­bu­sikan un­tuk korban banjir se­hi­ngga tidak ada masyarakat yang ke­kurangan dan mengalami ke­laparan.

Lebih lanjut, ia mengatakan aki­bat curah hujan yang semakin ting­gi kondisi banjir dimasing-ma­sing kecamatan semakin meluas dan diluar perkiraan.

Hal itu membuat Pemkab Ta­la harus mematangkan strategi un­tuk mendistribusikan bantuan ke posko-posko dan masyarakat yang terdampak banjir.

“Saya harapkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) semua kerja cepat dan semua itu harus disertai aksi ja­ngan hanya omongan saja, karena kita bekerja dalam hitungan jam tidak lagi dengan hitungan hari,” te­gasnya.

Abdi juga mengingatkan agar terus mengedukasi korban ban­jir agar bersedia untuk die­vakuasi sehingga mencegah ada­nya kejadian yang tidak dii­ngin­kan. Ia juga ingin seluruh re­la­wan yang berugas mendata ibu hamil, anak-anak dan jompo untuk dievakuasi terlebih dahulu.

Hingga saat ini, telah di­la­por­kan sebanyak 5.753 rumah yang dihuni 5.985 kepala ke­luar­ga (KK) atau 19.871 jiwa yang menjadi korban bencana alam banjir di Tala.

Turut hadir pada acara itu, Sek­­­retaris Daerah kabupaten (Sek­­da­kab) Tala, H Dahnial Kifli, Dan­dim 1009/Plh, Letkol Inf Adi Yoga Susetyo, yang me­wa­kili Ka­­­pol­res Tala, Asisten Bi­dang Eko­­­nomi dan Pem­ba­ngunan, Ah­mad Hairin, Asisten Administrasi Umum, Safarin, SKPD lingkup Pe­­merintah Ka­bu­paten Tala. ris/ani