loader image

Bupati Sambangi Posko Banjir

Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta saat berada di dapur umum bersama warga yang terdampak banjir. risma
Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta saat berada di dapur umum bersama warga yang terdampak banjir. risma

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala), HM Sukamta, Selasa (12/1) menyambangi Posko Utama banjir yang didirikan sejak Senin (11/1) ada di Halaman Kecamatan Kurau guna membantu warga Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur yang terdampak bencana alam banjir.

Posko penanganan banjir tersebut terbagi menjadi empat yaitu posko evakuasi, kesehatan, konsumsi serta posko pengaduan yang disiagakan agar warga yang terdampak bencana alam banjir itu bisa terlayani dengan baik.

Dua hari dibangun posko banjir sudah sebanyak 59 warga dari dua kecamatan yang mengungsi akibat terendam banjir serta satu orang lanjut usia yang mengidap penyakit stroke sedang dievakuasi di posko banjir.

Selain itu juga ada dapur umum yang menyediakan ban­tuan makanan untuk warga yang terdapak banjir didukung oleh relawan dari Palang Me­rah Indonesia Kabupaten Tala, Organisasi Pecinta Alam Tun­tung Pandang Meratus ser­ta relawan dari gerakan pra­muka.

Bupati Tala, HM Sukamta menjelaskan banjir diawal tahun 2021 ini lebih besar dari tahun 2015 lalu sehingga Polisi, TNI, PMI serta BPBD mem­bangun dapur umum untuk melayani warga Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur karena dua kecamatan ini benar-benar terdampak banjir.

“Mari kita semua ber­go­tong-royong untuk membantu masyarakat yang sedang kesusahan akibat musibah banjir kali ini,” harap Sukamta.

Sukamta mengatakan bahwa utamanya yang diperlukan saat ini oleh korban banjir adalah sembako, karena di dua kecamatan ini jumlah warganya mencapai 25.000 jiwa. “Sangat dibutuhkan bantuan bahan pokok untuk dimasak dapur umum dan dibagikan kepada warga,” terang bupati.

Untuk hal-hal lain seperti ke­r­usakan dan kerugian pasca bencana, Pemkab Tala akan bertanggung jawab secara penuh, tapi untuk saat ini kita fokus kepada keselamatan warga, jangan sampai warga sakit serta warga harus tetap makan dan tidak boleh ada yang kelaparan.

Ahmad Rifani, salah satu war­ga yang mengungsi di posko banjir mengatakan bahwa air sudah menggenangi rumah sejak seminggu yang lalu, namun hari ini air terus meninggi mencapai lutut orang dewasa sehingga dilaksanakan evakuasi menggunakan perahu karet oleh BPBD.

“Alhamdulillah sekarang sudah dievakuasi di posko banjir, semoga air cepat surut,” harapnya. Turut berhadir melakukan peninjauan lokasi banjir tersebut, Dandim 1009 Pe­laihari, Letkol Inf Adi Yoga Su­setyo, Wakapolres Tala, Kompol Fauzan Arianto, Anggota DPRD Tala.

Selain, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tala, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tala, Kepala Dinas Ko­mu­ni­kasi dan Informatika Kabupaten Tala serta para relawan. ris/ani