loader image

SIPD dan Teknokratik Disosialisasikan

SISTEM INFORMASI-Sosialisasi sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) dan teknokratik RPJMD tahun 2021 - 2024, bertempat di Ballroom Hotel G’Sign Banjarmasin.{{ist}}
SISTEM INFORMASI – Sosialisasi sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) dan teknokratik RPJMD tahun 2021 – 2024, bertempat di Ballroom Hotel G’Sign Banjarmasin.{{ist}}

PARINGIN, MB – Untuk lebih memahamkan dan memaksimalkan jalannya birokrasi dan proses pembangunan, Pemkab Balangan mengelar sosialisasi sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) dan teknokratik RPJMD tahun 2021 – 2024, di Ballroom Hotel G’Sign Banjarmasin, kemarin.

Plt. Bupati Balangan Syaifullah, yang turun menghadiri kegiatan tersebut menuturkan, bahwa dunia dan permasalahannya tidak pernah berhenti berkembang. Termasuk juga, permasalahan dalam pemerintahan dan pengelolaan daerah.

Peraturan-peraturan yang cepat berubah, baik dikembangkan ataupun benar-benar diubah, tentu karena ada situasi yang sudah berkembang jauh dan memerlukan penanganan yang lebih baik lagi.

Ketika kita sudah membuat rencana jangka panjang, atau jangka menengah, lalu terjadi perkembangan baru yang ternyata di luat antisipasi kita.

“Maka itulah pertanda yang sangat jelas untuk kita berinovasi, atau setidaknya beradaptasi, namun tetap fokus pada rencana dan tujuan yang sudah ditetapkan,” imbuhnya.

Penyusunan teknokratik RPJMD Kabupaten Balangan sendiri, kata Syaifullah, bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat, khususnya pusat penelitian kebijakan, pendidikan dan kebudayaan.

Tahun ini, semua orang di muka bumi telah dipaksa belajar tentang hal itu. Tak terkecuali Kabupaten Balangan. Maka, jika tidak belajar dan beradaptasi dengan pandemi dan segala dampaknya ini, pengetahuan tidak akan lagi berguna untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Demikian pula, dengan aplikasi baru pada sistem perencanaan dan penganggaran. Bahkan, dengan adanya rencana pembangunan jangka menengah periode baru.

Keduanya sangat erat berkaitan, dan semua harus benar-benar bisa memahami arahnya, agar dalam melaksanakannya nanti tidak menyimpang karena ketidaktahuan tau ketidakmampuan menggunakan instrumen-instrumen yang disediakan itu.

Untuk itu, sangat penting bagi kita dan semua aparatur pemerintah di lingkup Pemkab Balangan, untuk memahaminya.”Tanggung jawab ini bukan hanya untuk karir atau keberhasilan dalam jabatan, tetapi yang lebih besar lagi dari itu adalah tanggung jawab terhadap masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkasnya. (SA/mb03)