loader image

Bupati dan Ketua TP PKK Hadiri Prosesi Isbat Nikah Massal

SERAHKAN BUKU NIKAH - Bupati Tapin HM Arifn Arpan MM bersama Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani SIP saat menyerahkan buku nikah kepada pasangan tertua dan termuda isbat nikah.{{herman}}
SERAHKAN BUKU NIKAH – Bupati Tapin HM Arifn Arpan MM bersama Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani SIP saat menyerahkan buku nikah kepada pasangan tertua dan termuda isbat nikah.{{herman}}

RANTAU,- Dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Tapin, sebanyak 55 pasang peserta nikah massal mengikuti prosesi isbat nikah yang dilaksanakan pengadilan agama Rantau bekerjasama dengan Bagian Kesra dan Kementerian Agama Tapin, minggu (29/11/2020) bertempat di Lapangan Tenis 30 Oktober Rantau dan di sekretariat TP PKK Kab.Tapin.

Dengan protokol kesehatan, acara dihadiri Bupati Tapin HM Arifin Arpan MM, Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani, Waki Ketua 1 TP PKK Hj Mustaidah, Sekda Tapin H Masyraniansyah, Ketua MUI KH Hamdani, Ketua DWP Hj Sariani, Ketua Persit, Kepala Bank Kalsel, Kakan Kemenag Tapin serta pimpinan lembaga dan instansi lingkup Pemkab.Tapin.

Seperti yang diutarakan Hj Ratna Ellyani SIP selaku ketua panitia acara, Isbat Nukah ini adalah caa yang dapat ditempuh bagi pasangan nikah siri atau pasangan nikah dibaaah tangan agar bisa menikah sah secara agama dan mendapatkan pengakuan serta mempunyai kekuatan hukum.

“Sesuai UU perkawinan No 16 tahun 2020, isbat nikah ini agar pasangan yang nikah siri bisa mendapatkan penetapan dari pengadilan agama dan mendapatkan kutipan akta nikah,” kata Hj Ratna Ellyani dalam sambutannya.

Selain memberikan kekuatan hukum bagi pasangan pengantin dengan tujuan agar pasaangan nikah siri mendapat pengakuan dari pengadilan agama dan mendapatkan akta nikah dari KUA, isbat nikah sekaligun untuk menambah pengetahuan tentang penting mendapat kutipan akta nikah untuk mendapatkan akta kependudukan bagi masyarakat Tapin.

“Pangantin tertua berusia 65 Fani Tahun dari Tapin Tengan dan pengantin termuda 21 tahun atas nama Ahmad Zailani dari Kecamatan Bungur,” Papar Hj Ratna dalam sambutannya.

Sebanyak 15 pasang suami dan istri mengikuti isbat di Lapangan Tenis 30 Oktober dan 40 pasang pengantin lainnya mengikuti isbat nikah di Sekretariat TP PKK Tapin dan 55 pasang pengantin telah terdata di pengadilan Agama Rantau dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sementara itu Bupati Tapin HM Arifin Arpan MM dalam dambutannya mengucapkan terima kasih atas terlaksanya isbat nikah dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Tapin ke -55.

Karena ditengah pandemi Covid-19 kita meminta maaf acara isbat nikah kita laksanakan dengan sangat terbatas tanpa perayaan pawai dan arak – arakan pengantin.

Jika tidak ada pandemi tantu akan banyak peserta yang kita ikut sertakan dalam nikah massal, namun yang terpenting setelah isbat nikah baik data keluarga akan memiliki dokumen kependudukan yang sah.

“Jangan lupa jaga keluarga dimasa pandemi ini dan lindungi keluarga dari segala bentuk kekerasan serta jangan menikahkan anak pada usia muda,” papar Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati Tapin mendoakan pasangan isbat nikah agar menjadi pasangaan yang langgeng dan mempunyak anak yang sholeh dan sholehah.

Berharap kerjasama antara PA, Pemda Tapin baik TP PKK, Dosdukcapil, Kemenag Tapin dan Bagian Kesra dapat terus terlaksana dalam melaksanakan isbat nikah untuk memperikan perlindungan hukum bagi dan legalitas hukum melalui pernikahan yang resmi terdaftar di Pengandilan Agama dan KUA, tandas Bupati.{{her/mb03}}