loader image

Tapin Ikut Lomba Tudung Saji Tingkat Nasional

BERSAMA - Kepala Dinas Perindustrian Hj Rosaria Sari AP MAP bersama Kakankemenag Tapin H Mahrus saat foto bersama pada acara penyerahan bantuan tempat cuci mekanis hasil Bintek UKM di Tapin.{{herman}}
BERSAMA – Kepala Dinas Perindustrian Hj Rosaria Sari AP MAP bersama Kakankemenag Tapin H Mahrus saat foto bersama pada acara penyerahan bantuan tempat cuci mekanis hasil Bintek UKM di Tapin.{{herman}}

RANTAU,- “Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tapin mengikuti kompetisi tudung saji nusantara yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Tapin Hj Rosaria Sari AP MAP kepada awak media, jumat (13/11/2020) lalu.

Kompetisi tudung saji merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dekranas bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian dalam rangka pembinaan dan pengembangan industri kerajinan dengan tujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam membuat tudung saji.

Kegiatan lomba sudah dimulai sejak 20 Oktober hingga tanggal 10 Desember dan pemenang lomba akan mendapatkan hadiah sebesar Rp.65 juta serta berkesempatan mendapatkan pembinaan dari Dekranas dan Kementerian Perimdustrian, ungkap Hj Rosaria Sari kepada awak media diruang kerjanya.

Saat ini kita sudah mengirimkan data – data produk yang dilombakan, untuk tahap awal tim seleksi akan melihat hasil produk dari seluruh Indonesia dan pada tanggal 16 November akan diumumkan 30 besar yang lulus seleksi. Yang masuk dalam 30 besar nantinya akan mengirimkan hasil produk aslinya, mudah – mudahan kita termasuk didalammya,” kata Hj Rosaria Sari AP MAP.

Sementara itu Ervan Ariajaya Kepala Bidang Industri Agro menambahkan, lomba tudung saji diikuti oleh seluruh Dekranas daerah se Indonesia, dimana untuk Kabupaten Tapin kita mengikutsertakan tuding saji dari bahan rotan hasil kerajinan IKM yang ada di Kabupaten Tapin.

Dalam lomba itu kita telah mendaftarkan tiga rancangan desain dari IKM yang telah memiliki legalitas badan usaha dan karya yang ditampilkan adalah hasil karya kita sendiri, ujarnya.

Ditambahkan Ervan, dalam lomba tudung saji, IKM kerajinan anyaman Sumber Rezeli yang beralamat di desa Margasari Hilir, Kecamatan Kecamatan Candi Laras Utara kita percaya untuk mengikuti lomba karena memiliki keunikan berbahan rotan.

Untuk diketahui, usaha tudung saji sudah dirintis oleh IKM Sumber Rezeki sejak tahun 2001 yang khusus bergerak dalam industri anyaman rotan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia.

Karena kondisi geografis Kabupaten Tapin, Tapin memiliki pusat kerajinan anyaman yang berada di Kecamatan CLS dan CLU salah satunya yang berada di desa Margasari Hilir yang punya nilai jual yang cukup tinggi. Atas dasar itulah kita mempercayakan IKM Sumber Rezeki yang merupakan Binaan Dekranasda Tapin untuk mengikuti kompetisi, papar Ervan kepada awak media.{{her/mb03}}