loader image

Pemalak Tukang Cukur Diciduk

TERSANGKA - Polisi Banjarmasin Utara perlihatkan dua pria tersangka juru parkir, Rajianoor alias Raji dan Baihaki alias Obat pemalak bersenjatakan pisau belati. mb/ist
TERSANGKA – Polisi Banjarmasin Utara perlihatkan dua pria tersangka juru parkir, Rajianoor alias Raji dan Baihaki alias Obat pemalak bersenjatakan pisau belati. mb/ist

BANJARMASIN – Unit Res­krim Polsek Banjarmasin Utara menciduk dua orang pria diduga pemalak bersenjata tajam jenis pisau belati di wilayah hukum setempat.

Korbannya adalah pekerja tukang cukur rambut, bernama Rapii (21), warga Jalan

Bajayau RT03 Bajayau Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Tersangka pekerja juru parkir, Rajianoor alias Raji (35), warga Jalan Sungai Andai Komp Batu Nilam I, RT62 Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin.

Tersangka juru parkir Baihaki alias Obat (36), warga Jalan Ujung Murung Laut RT09 Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin.

“Iya kita amankan dua orang pria perkerja jukir diduga melakukan pemalakan me­nggunakan senjata tajam,” ucap Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Gita Suhandi Achmadi SIK, melalui Kanit Reskrim, Ipda Hendra Agustian Ginting SH, Kamis (19/11).

Dikatakan, Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara telah melakukan pengungkapan tindak pidana pemerasan dan ancaman sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 KUHP.

Waktu kejadian Selasa (07/11) sekitar pukul 22.30 Wita, TKP di Jalan Padat Karya tepatnya Barbershop Gusamara Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin.

Saksi Arbani (29), pekerja swasta, warga Jalan Padat Karya Kelurahan Sungai Andai Ke­camatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin.

Berdasarkan laporan korban dalam lidik mendalam di lapangan kedua pelaku berhasil di ciduk, Rabu (18/11), sekitar pukil 16.30 Wita.

Selanjutnya para pelaku beserta barang bukti dibawa kepolsek Banjarmasin Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

Ada pun barang bukti diamankan dari kedua tersangka itu, satu bilah senjata tajam jenis pisau belati dengan panjang kurang lebih 22 centi, satu buah handphone merk Vivo type S1 warna biru.

Dijelaskan Kanit Reskrim menurut keterangan dimana saat itu korban sedang bekerja di tempat pangkas rambut.

Datang dua orang pelaku dan langsung menodongkan senjata tajam jenis belati dengan maksud menyerahkan barang milik korban.

Kemudian langsung pelaku meninggalkan TKP dengan membawa barang milik korban berupa satu buah handphone merk Vivo S1 warna biru.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material Rp2,2 juta, tak terima kemudian korban melaporkan ke SPKT YanduannPolsek Banjarmasin Utara untuk penanganan lebih lanjut. sam/ris