loader image

Masuki Revolusi Industri 4.0, Dunia Pendidikan Harus Siap

PELAIHARI – Dinas Pen­di­dikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ka­bupaten Tanah Laut (Tala) me­nggelar Musyawarah Kerja Ke­pala Sekolah (MKKS) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tala, di Lobi Hotel Linda Lestari, Ke­ca­matan Jorong, Rabu (18/11).

MKKS tingkat SMP se-Kabupaten Tala tersebut me­ne­rap­kan Protokol Kesehatan (Pro­kes) di tengah pandemi Covid-19, seperti mencuci tangan, me­ng­gunakan hand sanitizer, pakai masker dan menjaga jarak fisik di dalam ruangan.

Ketua MKKS Tala, Mukhtar mengatakan pelaksanaan kegiatan MKKS ini digelar untuk saling ber­tukar pengetahuan dan pe­nga­laman diantara para kepala se­kolah di Tala.

“Hari ini kita berkumpul ber­sama untuk mempelajari be­berapa ma­teri, salah satunya ada so­sia­li­sasi dari PT Bank Perkreditan Rak­yat (BPR) Tala untuk ker­ja­sama dengan guru honorer,” ucapnya.

Lebih lanjut, pria yang men­jabat sebagai Kepala SMP 1 K­u­rau tersebut menambahkan se­lama masa pandemi Covid-19, 100 persen SMP yang ada di Tala me­lakukan pembelajaran secara daring.

Namun demikian, katanya, ada 30 persen SMP yang masih ke­sulitan melaksanakan kegiatan be­lajar secara daring karena ter­ken­dala jaringan, semoga se­ce­pat­nya persoalan seperti ini cepat teratasi.

Sementara itu, Bupati Tala, HM Sukamta menegaskan di­ri­nya tidak ingin tergesa-gesa untuk mem­berlakukan pembelajaran tatap muka sebelum vaksin virus corona sudah didistribusikan.

“Kita tunggu vaksin se­hi­ngga kita sudah kebal terhadap virus mematikan ini, kecuali Covid-19 sudah tidak ada lagi ba­ru kita turunkan lagi para siswa, karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegas Sukamta.

Bahwa pandemi Covid-19, katanya lagi, memaksa tenaga pen­didik untuk lebih kreatif sehingga bisa memaksimalkan fa­silitas yang ada untuk pem­be­lajaran secara daring.

“Saat ini kita memasuki revolusi industri 4.0, mau ti­dak mau, siap atau tidak pem­be­lajaran dimasa yang akan datang akan secara daring, me­lamar pekerjaan, bahkan be­kerja juga bisa dilakukan secara daring, virus Corona memaksa kita untuk lebih siap dan maju,” jelasnya.

Sukamta ingin per­ma­sa­lahan jaringan yang terjadi pa­da 30 persen SMP yang ada di Tala ditangani oleh Satuan Ker­ja Perangkat Daerah (SK­PD) terkait, bukan cuma Dis­­dikbud Tala. can/ani