loader image

Tapin Gelar Apel Gabungan Siaga Darurat Bencana

BANTUAN - Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor saat menyerahan bantuan perahu dan mesin pompa kepada desa tangguh bencana desa Hiyung.{{herman}}
BANTUAN – Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor saat menyerahan bantuan perahu dan mesin pompa kepada desa tangguh bencana desa Hiyung.{{herman}}

RANTAU,-  Dengan Tema “Ketangguhan pemerintah, dunia usaha bersama masyarakat dalam penanggulangab bencana sebagai investasi pembangunan”. Kabupaten Tapin, Selasa (17/11/2020) menggelar apel gabungan gelar pasukan siaga darurat bencana Karhutla, banjir, tanah longsor dan angin puting beliung, bertempat di Lapangan Dwi Darma Rantau.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor, Komandan Upacara Kapt Inf Budiman, perwira upacara H Said Abd Nasir dan peserta upacara diikuti anggota TNI Kodim 1010 Rantau, anggota Polres Tapin, Satpol – PP, BPBD, Damkar serta masyarakat desa tangguh bencana desa Hiyung.

Upacara dihadiri oleh Dandim 1010 Rantau, Letkol Int Andi Sinrang, Kabag Ops Polres Tapin AKP Rainhard Maradona, Forkopimda serta perwakilan PT. BMB, Hasnur Group, KPP, PT KAP, PT AGM, PT.BRE serta didukung oleh Karang Taruna, KNPI, dan Gerakan Pramuka.

Usai pemeriksaan pasukan dan pemeriksaan kendaraan, kegiatan dilanjutkan penandangan komitmen bersama dan penyerahan 1 paket perahu dan satu peket mesin pompa untuk desa tangguh bencana desa Hiyung dan serahkan pula spayer elektrik untuk pengelola masjid se Kab.Tapin serta diserahkan bantuan tandon tempat cuci tangan untuk dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan satu tandon air untuk kantor Imigrasi Rantau.

Seusai upacara juga diserahkan bantuan Masker dari kementerian kesehatan sekitar sebanyak 26.000 masker yang diserahkan dalam rangka hari kesehatan nasional untuk masyarakat Kabupaten Tapin.

Seperti yang diungkapkan H Syafrudin Noor dalam sambutan dan arahannya meminta segenap masyarakat agar lebih waspada dalam menghadapi bencana. Dengan kita kondisi saat ini tentu bencana tanah longsor, banjir, puting beling selalu menjadi ancaman.

Bagaimanapun upaya kita ialah untuk meminimalisir terjadinya bencana dan pemerintah daerah melalui regulasinya telah mengatur tentang pencegahan dan penanganan bencana dan semua upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kab.Tapin dalam upaya melindungi masyarakat.

Sekali lagi penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD akan tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak dan seluruh komponen masyarakat termasuk dunia usaha. Jika terjadi bencana maka semua instansi terkait wajib membantu baik  tenaha maupun fasilitas yang diperlukan.” Kata H Syafrudin Noor dalam sambutannya.{{her/mb03}}