loader image

Atlet Putri Indonesia Raih Medali Perak Kejuraan Dunia Sambo Junior

JAKARTA – Indonesia memgukir prestasi memba­nggakan dari cabang olahraga (cabor) Sambo di ajang internasional. Meskipun masih seumur jagung keberadaanya di Tanah Aiir, namun atlet cabor bela diri asli Rusia di Indonesia mampu memukai pada ajang World Youth and Junior Sambo yang berlangsung di Kota Novi Sad, Serbia, 4- 9 Novmber 2020 lalu.

Alet Sambo putri Indo­ne­sia, Desiana Safitri memraih medali perak pada kelas 48 kg Putri Junior di Kejuaraaan Dunia Junior Sambo (World Youth and Junior Sambo) yang diikuti oleh 30 negara.

Atlet asal Karawang Jawa Barat ini, secara mengejutkan mampu menembus babak final, setelah menumbangkan atlet tangguh asal Ukraina, Marta Chaplinska dengan skor 10-4. Meski gagal mem­per­sem­bah­kan medali emas, setelah gagal menumbangakan sang juara asal Uzbekistan, Musharraf Ibodullaeva dengan skor 0-2 di laga final.

Keberhasilan Desiana meraih perak, banyak meng­e­jut­kan para peserta di kejuaraan dunia tersebut, mengingat nama Indonesia masih asing di ajang Sambo level dunia itu. Apalagi prestasi Desiana maju final, dinilai sebagai terobosan yang luar biasa, mengingat Indonesia baru mengenal olahraga ini, sekitar tahun 2017, dan menjsdi anggota FIAS (Federasi Sambo Internasional) pada tahun 2018 atau menje­lang Asian Games 2018 lalu.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi) Krisna Bayu merasa bangga dengan prestasi yang dicapai atlet sambo asal Jawa Barat tersebut. Me­nu­rut­nya, perjuangan Desiana dalam situasi pandemi ini patut diapresiasi.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Desiana yang telah meraih medali perak di ajang kejuaraan dunia dan kepada pengurus PP Persambi yang tetap konsisten memajukan olahraga Sambo,” ujar Krisna Bayu, yang juga mantan pejudo nasional itu..

Krisna Bayu yang selama ini dikenal sebagai jawara judo Asia Tenggara, yang mem­per­sembahkan h lima medali emas di lima ajang Sea Games berbeda ini pun yakin, jika semangat juang atlet dan pengurus PP Persambi tetap tinggi, maka olahraga yang ditekuni atlet MMA Khabib Normagomedov itu akan maju di Indonesia.

Sementara itu, menanggapi keberhasilanya meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior, Desiana mengaku bangga bisa meraih prestasi tersebut, meski dia gagal mempersembahkan medali emas.

Terlebih lagi, dia berangkat ke Kejuaraan Dunia Junior kalai ini, tanpa target yang muluk-muluk, mengingat lawan yang dihadapainya merupakan jagoan-jagoan Sambo ditingkat dunia.

“Sebelumnya gak yakin bisa meraih medali perak, karena banyak negara-negara yang lebih hebat, Jadi gak nyangkalah, karena target awal saya hanya pengalaman saja,” ungkap Desiana kepada media di Jakarta, Rabu (11/11).

“Tapi kedepannya saya akan giat latihan lagi agar bisa meraih prestasi yang lebih baik dan bisa mengibarkan bendera Indonesia di podium tertinggi,” tandasnya. (riz)