loader image

FK ULM Laksanakan PKM Aluh-aluh

Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Program Studi Masyarakat Fakultas Kedokteran (FK) ULM saat koordinasi dengan pihak Desa Bunipah Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar.Ist
Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Program Studi Masyarakat Fakultas Kedokteran (FK) ULM saat koordinasi dengan pihak Desa Bunipah Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar.Ist

BANJARBARU – Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Program Studi Masyarakat Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Walaupun dalam masa pandemi Covid-19 ini tidak menyurutkan keinginan berbagi informasi dan pengetahuan melalui knowledge enrichment mengenai upaya pencegahan penularan kasus Covid-19,sesuai protokol kesehatan pada aspek berinteraksi, beribadah, bepergian dan berkoordinasi disingkat 4B.

Ketua Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM, Ratna Setyaningrum,SKM,M.Sc, mengatakan, kegiatan PKM dilakukan secara daring dengan peserta adalah masyarakat Desa Bunipah Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar, platform yang dipilih sebagai wadah berbagi informasi adalah whatsapp grup,sebuah aplikasi pesan grup yang banyak dimiliki oleh masyarakat saat ini.

” Sebagian besar peserta adalah Ibu rumah tangga dengan sebagian kecil bapak-bapak serta remaja,Kegiatan dibuka oleh Tim PKM dengan mengirimkan pesan perkenalan.Penjelasan kegiatan dan prosedur kegiatan serta tata cara pengisian pre dan post test,”ujar Ratna saat dihubungi di Banjarbaru,Senin (2/11).

Kegiatan pengayaan pengetahuan informasi 4B dilanjutkan dengan membagikan Link pertanyaan pre test yang terdiri dari 10 pertanyaan serta fyer tata cara pengisian pre dan post tes di hari yang sama.Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan membagikan e-booklet 4B pada hari selanjutnya.

“Tujuan dari PKM adalah untuk peningkatan pengetahuan mengenai penularan kasus Covid-19 sesuai protokol kesehatan pada aspek berinteraksi, beribadah, bepergian dan berkoordinasi,”jelasnya.

Ratna menambahkan, kegiatan PKM berjalan dengan lancar dan menyenangkan, namun sebagian dari masyarakat tidak mengikuti sesi evaluasi pre test dan post tes.

Alasan dari minimnya keikutsertaan dalam evaluasi mungkin karena dikarenakan belum terbiasanya masyarakat mengisi pertanyaan melalui google form.Walalupun menghadapi kendala dalam media dan ruang bertemu tetapi tujuan PKM tercapai,dinilai dari rekapitulasi nilai evaluasi yang menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan pengayaan informasi.

Belajar dari pengalaman ini, Tim PKM Desa Bunipah menyarankan agar kedepannya jika tim lain ingin melakukan PKM melalui platform daring, harap dapat mempertimbangkan platform lain yang lebih mudah dan menarik masyarakat dalam pengisian pertanyaan.

“Hal ini dengan tujuan agar kegiatan PKM dapat dipastikan secara penuh diikuti oleh peserta hingga tahap evaluasi,”harapnya.rds