loader image

140 Juta Transaksi di E-commerce

JAKARTA – Principal Economist Payment System Policy Department BI Agung Purwoko mengatakan, sistem pembayaran digital yang meningkat di tengah pandemi Covid-19 berperan penting dalam pemulihan ekonomi nasional. Sebab, Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang termasuk cepat mengadopsi digitalisasi.

Menurut data Bank Indonesia, nilai transaksi e-commerce di bulan Agustus 2020 naik menjadi 140 juta, dibanding tahun lalu di bulan yang sama hanya 80 juta transaksi.

 “Pengguna internet dan sosial media aktif di Indonesia ini tinggi. Dibanding negara lain, kita memiliki competitiveness yang cukup kuat. Dalam konteks pembayaran, ini menjadi penting bagaimana solusi dari sistem pembayaran terhadap ekonomi,” kata Agung dalam webinar.

Transaksi uang elektronik juga semakin meningkat, meski sempat mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Menurut data BI, pada 2019, transaksi harian uang elektronik berada di kisaran Rp 400 miliar per hari, meningkat jadi Rp 550 miliar di akhir tahun 2019.

 “Elektronifikasi kita sudah jalankan beberapa tahun, tapi tidak secepat kondisi sekarang. Dengan adanya Covid-19, ini bisa mempercepat proses shifting dari masyarakat,” ungkapnya.

Selain transaksi uang elektronik, transaksi digital banking juga ikut meningkat. Peningkatan paling signifikan terjadi untuk transaksi mobile banking. “Terlihat dari bulan Agustus 2020, transaksinya mencapai 12 juta. Ini meningkat dari 8 juta transaksi pada Agustus tahun lalu,” ungkapnya.

Cepatnya transaksi digital membuat banyak perusahaan berbondong-bondong menyesuaikan kondisi bisnisnya. Terlihat ada beberapa inovasi yang bermunculan di masa pandemi. Inovasi itu tak hanya datang dari sektor jasa keuangan, tapi juga dari pelaku usaha lainnya. mdk/mb06