loader image

Pangkalan Sabilal Tetap Layani Masyarakat dan Usaha Mikro

BANJARMASIN – Dimasa pandemi Covid-19, pelayanan terhadap penjualan LPG 3 Kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) kepada masyarakat miskin dan usaha mikro tetap diberlakukan oleh Pangkalan LPG SPBU Sabilal Muhtadin.

SPBU Sabilal Muhtadin yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin setiap hari selalu ramai didatangi masyarakat baik pembeli LPG maupun bahan bakar minyak (BBM) yang disuplay oleh PT.Pertamina.

Khairullah petugas Pangkalan LPG SPBU Sabilal Muhtadin, mengatakan, penjualan LPG paling banyak dibeli kebutuhan rumah tangga, terutama yang bersubsidi dimana PT.Pertamina selalu menyuplai LPG dan BBM dengan lancar dan aman.

 “Jadi pembelian LPG didahulukan menggunakan kartu yang diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin dan sisanya yang umum baru dilayani kepada masyarakat lainnya, kalau ada PNS menggunakan plat merah tidak diberikan,” ujar Khairullah di depan Pangkalan LPG SPBU Sabilal Muhtadi di Banjarmasin, Sabtu (17/10) pagi.

Kalau untuk LPG bersubsidi setiap hari 200 biji paling lama 2 hari habis, kalau LPG non subsidi terserah pemintaan saja memesannya.

 “Yang jelas kami tetap memberikan pelayanan penjualan LPG kepada masyarakat miskin dan usaha mikra seusai HET SK Gubernur Kalsel bersubsidi LG 3 Kg Rp 17.500 pertabung,”jelasnya.

Untuk masyarakat mampu, PNS/CPNS dan pengusaha non mikro dijual berupa LPG 5,5 Kg Rp71 ribu pertabung dan 12 Kg Rp156 ribu Bright Gas yang lebih baik.

Ditambahkan, Pengawas SPBU Sabilal Muhtadin, H.Agus Salim, pelayanan setiap hari dibuka pukul 07.00 wita sampai 18.00 wita. Setelah itu pukul 19.00 wita dibuka kembali dengan 40 operator yang bekerja dengan bagi dua sip 20 orang per-hari.

Untuk LPG tetap diberikan pelayanan setiap harinya, terutama memberikan pelayanan bagi masyarakat miski dan usaha mikro yang lebih didahulukan bagi pengguna kartu dari Pemko Banjarmasin.

Sedangkan, untuk BBM khususnya premium 8 ribu ton perhari, begitu juga Pertalite 8 ribu ton, Pertamax sekitar 5 ribu ton saja.Diakuinya, untuk pasokan BBM dari Pertamina tidak ada kemacetan atau lancar saja, masyarakat yang membeli juga tidak ada dibatasi sesuai pemakaian dengan harga BBM tetap tidak berubah.

Salah satu warga Banjarmasin, Ikbal Karim, mengatakan bahwa pelayanan penjualan LPG selama ini baik saja diberikan oleh Pangkalan SPBU Sabilal Muhtadin.

“Pelayanan penjualannya baik saja, saya 1 bulan sekali membeli LPG 5,5 Kg untuk kebutuhan rumah tangga,”ujar Ikbal.

Selama ini untuk penjualan LPG 5,5  Kg selalu tersedia saja karena untuk rumah tangga bukan subsidi dan hargapun sesuai saja tidak ada kenaikan. rds/mb06